Kunjungan dan Pemeriksaan Keluarga Relawan RSI di Lampung

Lampung – Selasa, 19 November 2013 MER-C mengirimkan 3 orang relawannya yang terdiri dari dr. Zacky Eko Wahyudi MARS, dan dr. Hadiki Habib, perwakilan MER-C ini untuk menghadiri acara Grand launching Suffah Al Quran Abdullah bin Masud Online di desa Muhajirun, Negarabatu, Natar, Lampung. Selain menghadiri acara grand launcing, tim juga mengadakan pemeriksaan kesehatan salah satu anggota pondok pesantren Al Fattah dengan diagnosa Bening Prostat Hiperlapsia. Presidium MER-C Ir. Faried thalib ikut bergabung dengan tim MER-C mengadakan kunjungan ke keluarga dari Bukhori Muslim Sadeli dan Syuhada Busyro, yang merupakan relawan MER-C dari pondok pesantren al Fattah yang saat ini sedang bertugas merampungkan pembangunan RSI di Gaza, Palestina. Selain mengadakan pemeriksaan para dokter juga memberikan edukasi medis di salah satu rumah relawan RSI.
Kembali Israel Serang Gaza

Gaza, Palestina – Rabu 20 November 2013, sekitar pukul 10.57 pagi waktu Gaza, salah seorang relawan pembangunan RSI, Edy Abu fikri menyampaikan kabar terakhir tentang Gaza . “Serangan serentak Israel bombardir dg Drone, Apache dan F16 ke wilayah Gaza dari utara hingga selatan sejak terbenamnya matahari selasa malam rabu ini. mohon doanya,” demikian pesan singkat yang disampaikan Edy Abu Fikri melalui BBM. Saat ini pembangunan RSI masih menjalani tahap penyelesaian pembangunan fisik, sementara MER-C masih terus menggalang dana untuk keberadaan alat medis bagi RSI.
Again, Israel Attacks Gaza

Jakarta – November 20, 2013, 10.57am, one of volunteers of Indonesian Hospital Construction project at Gaza, Edy Abu Fikri reported the latest update toward Gaza situation to MER-C’s blackberry messenger group. “Simultaneous attacked by Drone, Apache and F16 of Israel hit northern and southern Gaza, since Tuesday night. Please pray for us,” said Edy. In the meantime, RSI is on the finishing phase meanwhile MER-C has still been doing fundraising for medical equipments at Indonesian Hospital at Gaza.
Apa Kabar Keluarga Relawan MER-C di Gaza?

Lampung – Huzaifah dan Muaz, begitu nama kedua anak kecil yang sedang bercengkrama di atas tikar plastik di rumah pak Bukhori. Ayahnya sudah hampir 1 tahun berjihad, menunaikan amanah pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Kisah Keluarga Bapak Bukhori Muslim Sadeli Jalan darat selama 2 jam kami tempuh dari kota Bandar Lampung ke desa Bangunrejo pedalaman Lampung Tengah, di sore hari mendung tanggal 19 November 2013. Perjalanan melintasi perkebunan PTPN 7 jauh dari nyaman, karena sebagian jalan yang beraspal sudah digantikan dengan lobang-lobang, dan sebagian yang tidak beraspal menjadi kubangan lumpur besar-besar, namun amanah ini harus disampaikan, menjalin tali silaturahmi dan membawa sedikit oleh-oleh buat keluarga para mujahid, bukan karena mereka ingin dihargai, tapi karena kami merasa mereka pantas dihormati. Rombongan MER-C dari Jakarta yang terdiri atas pak Ir. Farid Thalib, ibu yuni, Nurfitri Taher (a.k.a mbak Upik) dr. Habib, dan dr. Zecky tiba jam 4 sore di rumah sederhana itu. Disambut oleh mertua pak Bukhori yaitu bapak Slamet, Istri pak Bukhori dan 2 orang anak beliau, yang tertua berusia 3 tahun, dan paling kecil berusia 1 tahun. Hadir juga beberapa anggota keluarga yang tinggal berdekatan dengan rumah pak Bukhori. Pak Farid membuka silaturahmi dengan menceritakan bahwa kondisi relawan konstruksi di Gaza dalam keadaan sehat walafiat, dan bagaimana rmereka bekerja keras sehingga pembangunan sebuah rumah sakit di Gaza, yang awalnya dianggap rencana gila dengan izin Allah dapat terlaksana sampai pembangunan fisik selesai. Diserahkan pula sebuah album foto untuk keluarga, yang berisi gambar-gambar aktivitas relawan di Gaza, Palestina. “Ini bapakmu Huzaifah” kata pak Slamet, sang Mertua, sembari menunjuk ke sosok pria di album foto, mata kecil Huzaifah bolak-balik dari gambar di album foto ke wajah kakeknya. “bapakmu mujahid” lanjut sang kakek dengan nada bangga. “Saya tahu bagaimana sikap Bukhori, dia memang orangnya berani dan nekat, tapi saya percaya kepadanya, dan semua keluarga mendukung perjuangannya, kami disini juga bahu-membahu merawat cucu dan anak saya, Istri Bukhori, jika kami tidak mampu menyusul perjuangannya, Insya Allah anak cucu kami yang akan melanjutkan perjuangan itu”, demikian ucapan sang mertua. Diskusi ditutup dengan hidangan khas pedesaan dengan rasa bintang lima, nasi putih hangat, tumis kangkung, ayam kampung goreng, kerupuk dan sambal colek, meskipun awalnya tim MER-C keberatan karena ini memang tidak ingin memberatkan tuan rumah, tapi pak Slamet dengan senyum lebar menyahut, “tamu-tamu tidak saya izinkan pulang sebelum menyicipi apa yang terhidang”. (HH).
MER-C Visit Indonesia Hospital, Gave Medical Checkups

Lampung – November 19, 2013 MERC-C has dispatched a medical assistance teamtothe grand launchof onlineQur’anof Abdullah bin Masud in the village Muhajiroun, Negarabatu, Natar, Lampung.The team comprises of Dr Eko Zezky Triwahyudi, MARS and Dr. Habib Hadiki, where the team to examine the health of one member of the boarding school Al Fattah that has been diagnosed with Benign Prostatic Hiperlapsia. MER-C Presidium Ir Faried Talib, who presented at the inauguration of the Online Qur’an of Abdullah bin Masud, has joined the team to meet the families of Bukhari Muslim Sadeli and Syuhada Busyro. Both of them are MER-C’s volunteers from al Fattah boarding school which are currently finalizing the Indonesian Hospital construction project at Gaza, Palestine. The medical doctors also provided medical education at one of RSI volunteer’s place.