MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Medical Team for Kelud still on Mission

Yogyakarta – After assessment team finished their mission, Wednesday midnight (19/2), a team of MER-C medical volunteers from Yogyakarta and Solo was back on their track to Kelud mountain. Team consisting medical doctor, young medical doctor and medical student arrived at Laharpahang, Puncuk Village, Kediri Regency on Thursday morning (20/2). Laharpahang Puncuk village was close enough to Kelud mountain, in a radius of 6 kilometers therefore the impact of eruption was highly visible in this village, lots of roofs from villagers houses have been destroyed.   After taking a rest, MER-C’s team member then was ready to conduct medical assistance for Kelud’s eruption victims by opening two health posts. In addition to providing medical assistance, MER-C team also distributed donations to the villagers. The number of villagers who seek for medical treatment reached 93 people. Based on the information of the team members, the area surrounding has been seen clear and safe but still on alert status, waiting for evaluation’s result on this Thursday night that would determine the next status of the mountain. In the meantime, most victims in the region were still in need of tiles or building materials, and clean water.                

Misi Medis MER-C untuk Kelud Terus Berlanjut

Jogyakarta – Setelah tim assessment menuntaskan misinya, Rabu tengah malam (19/2), Tim relawan medis MER-C asal Yogyakarta dan Solo kembali bergerak ke Kelud. Tim yang terdiri dari dokter, dokter muda dan mahasiswa kedokteran tiba di Dusun laharpang Desa puncuk Kec Puncuk Kab Kediri pada Kamis subuh (20/2). Ds Laharpang Puncuk berada cukup dekat dengan gunung Kelud, di radius sekitar 6 km sehingga dampak erupsi sangat terlihat di desa ini, banyak sekali atap-atap rumah penduduk yang hancur.   Usai beristirahat, tim MER-C kemudian bersiap melakukan pelayanan medis bagi masyarakat korban erupsi dengan membuka 2 posko kesehatan. Selain memberikan bantuan pengobatan, Tim MER-C juga membagikan bantuan masker sumbangan para donatur kepada warga desa. Tercatat hingga Kamis malam, jumlah warga yang berobat mencapai 93 orang. Berdasarkan informasi dari tim, hingga saat ini daerah sekitar sudah terlihat aman namun masih dalam status awas hingga hasil evaluasi Kamis malam ini yang menentukan status selanjutnya. Sementara itu, bantuan yang masih dibutuhkan warga korban erupsi di wilayah ini adalah genteng-genteng atau material bangunan dan air bersih.                

Silahkan bertanya?