MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C SALURKAN SANTUNAN ANAK YATIM KORBAN AGRESI ISRAEL

Ketua MER-C Cabang Gaza, Muqarabbin Al-Fikri (kanan) memberikan santunan kepada salah seorang anak yatim korban serangan Israel 2008-2009, di RS Indonesia, Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza-Palestina, Senin (9/6/2014). (Foto: MINA Gaza) Bayt Lahiya, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) – Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyalurkan santunan bagi anak-anak yatim piatu korban agresi Israel di Jalur Gaza pada 2008-2009 lalu. Penyaluran bantuan berupa uang tunai kepada 20 anak yatim tersebut diserahkan langsung oleh ketua MER-C Cabang Gaza, Muqarabbin Al-Fikri di RS Indonesia, Bayt Lahiya, Senin waktu Gaza.  Fikri mengatakan, walaupun MER-C saat ini sedang fokus pada pembangunan RS Indonesia dan pengadaan alat kesehatan, namun MER-C juga terus membantu menyalurkan bantuan kepada rakyat Palestina. “Selain pembangunan RS Indonesia dan pengadaan alat kesehatannya, MER-C juga senantiasa menyalurkan berbagai amanah bantuan untuk rakyat Gaza, seperti penyaluran hewan qurban, pembagian sembako, serta penyaluran uang tunai dan bantuan lainnya kepada masyarakat Gaza serta kepada anak-anak Yatim,” ujar Fikri kepada wartawan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) Gaza. Menurut dia, MER-C mempunyai kelebihan dengan melakukan penyaluran bantuan secara langsung oleh MER-C kepada masyarakat Gaza dan tidak melalui lembaga-lembaga di Gaza. “sehingga bantuan yang diamanahkan kepada kami tepat sasaran dan tepat guna,” ujar Fikri. Kedatangan anak-anak Yatim tersebut selain bertujuan untuk bersilaturahim, juga untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak para syuhada tersebut. Dalam pertemuan lebih kurang 45 menit itu, anak-anak yatim tersebut dengan antusias mengajukan pertanyaan kepada para relawan. Pertanyaan-pertanyaan seputar RS Indonesia dan Indonesia sendiri diajukan oleh anak-anak tersebut. Menurut Ummu Muhammad, kegiatan seperti itu diadakan untuk memberikan dukungan terhadap psikologis mereka yang telah ditinggal orang tuanya. “Mereka adalah korban perang Furqan (2008-2009) di mana orang tua mereka menjadi syuhada akibat serangan Israel tersebut. Jadi kami memberikan dukungan psikologis terhadap mereka dan juga untuk meningkatkan semangat mereka guna melanjutkan kehidupan mereka ke arah yang lebih baik,” ujar Ummu Muhammad. Sementara itu, salah seorang peserta bernama Mahmoud mengucapkan terimakasih kepada rakyat Indonesia atas bantuannya terhadap Gaza. “Kami berterimakasih kepada masyarakat Indonesia atas kontribusinya kepada Gaza-Palestina, untuk membangun RS Indonesia ini dan apa pun bentuk kontribusi lainnya yang belum saya ketahui,” Ujar Mahmoud. Seorang anak lainnya bernama Nihal turut mendoakan semoga Allah membalas segala yang telah diberikan oleh rakyat Indonesia. “Pada kunjungan ini kami berterimakasih atas dukungan ini dan semoga Allah memberikan taufiq kepada kalian,” kata Nihal.(L/K01/K02/K03/P02/P04) Sumber : http://mirajnews.com/id/palestina/mer-c-salurkan-santunan-anak-yatim-korban-agresi-israel                

RS Indonesia Beri Semangat Baru Rakyat Palestina

Yayasan Yatim Piatu Palestinian Children Relief Fund berkunjung ke RS Indonesia di Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza-Palestina, Senin (9/6/2014). (Foto: MINA Gaza) Bayt Lahiya, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) – Ummu Muhammad, pengurus yayasan yatim piatu Palestinian Children Relief Fund mengatakan, berdirinya RS Indonesia memberikan semangat dan kepercayaan baru bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza, terutama anak-anak yatim piatu korban serangan rezim Israel.   Pernyataan Ummu Muhammad disampaikan saat belasan anak yatim piatu dari berbagai daerah di Jalur Gaza mengadakan kunjungan ke RS Indonesia di Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/6) waktu setempat. Menurut dia, kunjungan anak-anak yang bernaung dibawah yayasan yatim piatu yang berbasis di Gaza itu, bertujuan meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri mereka untuk berinteraksi dengan warga asing yang ada di Gaza, khususnya dari Indonesia. “Kunjungan kali ini termasuk kegiatan membangun kepercayaan diri, kegiatan ini mencakup jumlah anak-anak yang mencapai 60 anak dari berbagai daerah di Jalur Gaza, mulai dari Rafah hingga Bait Hanun,” ujar Ummu Muhammad pimpinan anak-anak yatim tersebut kepada wartawan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) Gaza. Ummu Muhammad menyatakan, anak-anak yatim piatu yang datang ke RS Indonesia itu dipilih atas beberapa spesifikasi, terutama mereka yang memiliki jiwa kepemimpinan yang mempu membaca masalah apa yang terjadi di masyarakat sekitar dan kemampuan menanganinya. “Kunjungan ke RS Indonesia ini dilakukan setelah banyak kunjungan-kunjungan lainnya ke beberapa daerah, agar mereka mengetahui keberadaan RS Indonesia yang telah berdiri di daerah selatan Jalur Gaza ini,” ujar Ummu Muhmmd. Dia menyatakan, para anak yatim itu pun saling bertanya apa mengenai apa itu RS Indonesia. Mereka berfikir untuk segera bisa berkunjung ke RS Indonesia guna mengenal apa sebenarnya tujuan dibangun RS Indonesia dan apa program yang tersedia. “Kunjungan ini akan mereka sampaikan kepada anak-anak yang lain yang ada di yayasan pusat,” tutur Ummu Muhammad. Terima Kasih Rakyat Indonesia Ummu Muhammad juga mengatakan, sebagai perwakilan anak-anak yatim piatu di Gaza, yang paling utama mengucapkan terima kasih kepada rakyat dan pemerintah Indonesia atas dukungan mereka kepada masyarakat Gaza khususnya setelah perang terakhir. Dia menghimbau agar dukungan dana dan bantuan apa pun dari masyarakat Indonesia bagi warga Palestina khususnya Jalur Gaza agar terus berlanjut, karena mayoritas warga Gaza adalah orang-orang miskin yang kebutuhan mereka semakin sulit di bawah blokade Israel selama tujuh tahun lebih. “Ada pun proyek-proyek seperti RS Indonesia ini menghidupkan mereka dan memberikan rasa percaya diri. Sekali lagi kami berterima kasih banyak,” kata Ummu Muhammad. Kedatangan anak-anak yatim piatu itu disambut langsung oleh ketua MER-C cabang Gaza, Muqarrabin Al-Fikri, serta tiga relawan lainnya yang masih tetap tinggal di Jalur Gaza. Mewakili para relawan RS Indonesia, dalam sambutannya, Nur Ikhwan Abadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan anak-anak korban agresi Israel 2008-2009 itu. “Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan ini, dan merupakan sebuah kehormatan buat kami dikunjungi oleh anak-anak yang mulia ini,” ujar Ikhwan. Dia mengharapkan doa dari semua anak-anak yatim piatu Gaza untuk kelancaran pembangunan RS Indonesia serta keistiqamahan rakyat Indonesia dalam membantu rakyat Palestina. Rumah Sakit Indonesia di Jalur Utara Gaza Palestina, merupakan rumah sakit sumbangan rakyat Indonesia. Lembaga kemanusiaan MER-C sebagai inisiator pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, dalam pembangunannya bekerjasama dengan Ma’had Al-Fatah Indonesia. Pengadaan Alat Kesehatan Pekerjaan pembangunan RS Indonesia yang menjadi tempat untuk pemulihan trauma dan rehabilitasi bagi warga Gaza korban konflik bersenjata Palestina-Israel itu dilakukan oleh relawan Indonesia di mana seluruh pekerjanya tidak dibayar (unpaid volunteers). RS Indonesia di Jalur Gaza menjadi bukti silaturahim jangka panjang antara rakyat Indonesia dan rakyat Palestina di mana seluruh dananya berasal dari masyarakat Indonesia. Semua donasi berasal dari rakyat Indonesia yang sebagian besar kalangan menengah ke bawah, dari Sabang hingga Merauke. RS Indoneaia pernah dikunjungi masyarakat Gaza secara umum, selain itu Perdana Menteri Ismail Haniyah beserta para menteri kabinet dan anggota parlemen pada saat Ramadhan 1434H/2013M yang lalu sengaja datang ke RS Indonesia untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama para relawan. Tidak hanya masyarakat dan pemerintahan Gaza yang mengnjungi RS Indonesia ini, rombongan dari berbagai negara seperti Inggris, Al-Jazair, Malaysia, dan berbagai negara lain ikut bersilaturahmi mengunjungi RS Indonesia, tidak terkecuali pemerintah Indonesia dari anggota Komisi I DPR RI. RS Indonesia yang pembangunan fisiknya sudah selesai, tinggal menunggu pengadaan alat kesehatan agar segera beroperasi. Masih dibutuhkan 65 Milyar untuk pengadaan Alat kesehatan tersebut. MER-C masih terus melakukan penggalangan dana untuk pengadaan alat kesehatan RS Indonesia.(L/ K01/K02/K03/P02/P04) Sumber : http://mirajnews.com/id/palestina/rs-indonesia-beri-semangat-baru-rakyat-palestina                

Budayawan : RS Indonesia Menggetarkan Hati Manusia

Budayawan dan Seniman Aat Suratin, moderator diskusi Bandung, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) –Budayawan nasional Aat Suratin, mengatakan bahwa RS Indonesia sungguh menginspirasi dan menggetarkan hati semua manusia, khususnya rakyat Indonesia. “RS indonesia itu sungguh menginspirasi dan menggetarkan hati manusia, dan kebaikan adalah sesuatu yang menginspirasi dan bisa menggetarkan hati manusia. Mendengar cerita para relawan atas usaha pembangunan RS Indonesia ini saya hati saya sungguh bergetar”, kata  Aat Suratin pada acara Silaturahmi dan Kampanye Pengadaan alkes Rumah Sakit Indonesia Ahad lalu.  Menanggapi antusias warga Gaza mengenai indahnya bentuk fisik RS Indonesia di Gaza yang menyerupai Masjid Al Aqsha, Aat begitu takjub atas ungkapan itu. “Ketika orang mengatakan indah, maka sesuatu itu pasti luar biasa, indah itu adalah estetika, dan estetika adalah telaah rasa atas keindahan, jadi RS Indonesia di Gaza adalah hal yang luar biasa,” kata Aat Suratin selaku Budayawan. Sementara itu salah satu ustadz muda Indonesia Erik Yusuf yang juga hadir menyampakan dalam tausiyahnya bahwa muslim itu satu tubuh, maka ketika saudara sesama muslimin tersakitimuslim lain juga harus merasa sakit. “Muslim itu satu tubuh, maka ketika saudara kita sesama muslimin tersakiti kita juga harus merasa sakit. RS Indonesia di Gaza adalah salah satu bentuk nyata bantuan untuk saudara kita yang tersakiti di Palestina,” katanya. Acara Silaturahmi dan Kampanye Pengadaan alkes RS Indonesia diadakan di Saung Angklung Udjo, Bandung  dihadiri a.l. oleh istri wali kota Bandung Ridwan Kamil, Budayawan Aat Suratin, Maximum Theory Band dan pelukis cilik, Salma Khairannisa. Sebelumnya, kampanye Pengadaan AlKes RS Indonesia dilakukan di Jakarta. Kampanye untuk Pengadaan alkes RS Indonesia tersebut juga didukung oleh beberapa musisi ternama Indonesia seperti Slank, Wali, Naif, Ombat Tengkorak dan lainnya. (L/P015/P04). Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/budayawan-rs-indonesia-menggetarkan-hati-manusia                

Silahkan bertanya?