MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Tim Bedah Gabungan Bertolak ke Lombok

Merespon gempa besar yang menerjang Lombok, lembaga kemanusiaan MER-C, PABOI Jaya (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi), dan Departemen Orthopaedi FKUI/RSCM, hari ini, Selasa (7/8) mengirimkan Tim gabungan. Tim ini adalah Tim khusus Bedah yang akan berfokus pada tindakan operasi bagi korban gempa yang biasanya banyak mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Sejumlah peralatan dan perlengkapan operasi bedah orthopaedi telah disiapkan dan mewarna barang bawaan tim. Berikut susunan tim gabungan MER-C, PABOI Jaya (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi), dan Departemen Orthopaedi FKUI/RSCM : 1. Dr. Yogi Prabowo, SpOT (Ketua Tim)2. Dr. Dwi Purnomo, Setyo, SpOT3. Dr. Mohamad Sadabaskara, SpOT4. Dr. Basuki Adam, SpOT5. Dr. Indragiri, SpAn6. Dr. Zecky Eko Triwahyudi7. Dr. Muhammad Deryl Ivansyah8. Dr. Fahmi Anshori9. Dr. Lia Rahmarini10. Islamiyah Samaun Saat ini Tim dikabarkan telah tiba di Bandara Internasional Lombok.—–Bantuan dan Donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok: BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok

Relawan Medis MER-C Terus Lakukan Mobile Clinic

Selain pelayanan medis di Rumah Sakit, relawan MER-C juga terus melakukan mobile clinic ke wilayah terdampak gempa yang masih membutuhkan bantuan pengobatan.   dr. Muhammad Nauval, relawan medis dari MER-C Mataram pada hari ini, Selasa (7/8), bersama Tim Dinkes Provinsi Lombok melakukan mobile clinic dan memberikan bantuan ke wilayah terdampak gempa, tepatnya di daerah dusun Bentek, kecamatan Pemenang, kabupaten Lombok Utara. Tim juga melakukan mobile clinic ke wilayah Gunung Sari, Lombok Barat.  Bantuan dan Donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui: BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok

Takut Gempa Susulan, Warga Tidur di Jalanan

Jam menunjukkan pukul 00 lebih saat Tim MER-C masuk ke terminal kedatangan Lombok International Airport. Pesawat yang kami tumpangi delayed beberapa lama. Ruang bagasi nyaris hanya ditunggui oleh penumpang dari Jakarta. Namun kondisi berbeda terlihat saat kami keluar menuju pintu masuk. Ratusan calon penumpang yang didominasi wisatawan asing, tersebar memenuhi ruang tunggu. Entah apakah mereka memang akan pulang, atau terpaksa mempersingkat kunjungan karena bencana yang terjadi. Gempa kedua yang mengguncang Lombok Utara memang mengubah segalanya. Setidaknya 90-an warga meninggal dunia. Hampir seluruh bangunan di Lombok Utara termasuk fasilitas kesehatan rusak ringan hingga berat, mengakibatkan pelayanan terpaksa dilakukan di halaman. Bersama Husaini, seorang relawan yang pernah aktif dalam penanganan bencana gempa dan tsunami Aceh 2004, kendaraan memasuki komplek rumah beliau di bilangan Gunungsari. Dalam perjalanan menuju Mataram, sesekali terlihat warga yang berkumpul dengan kendaraannya. Kadang terlihat anak-anak kecil tertidur dalam pelukan ibunya. Walau peringatan tsunami sudah dicabut oleh BMKG pasca gempa 5 Agustus, warga tetap waspada. Laju kendaraan semakin lambat saat memasuki kompleks perumahan di BTN Graha Royal. Warga yang memilih tidur di halaman rumah, bahkan di jalanan semakin banyak. Secara fisik, tidak terlihat kerusakan berarti di rumah-rumah yang berada di kawasan Lombok Barat ini. Namun, sepertinya trauma lah yamg mendasari pilihan warga untuk tidur di luar saat malam. Jam 03.00 dini hari kondisi berubah ramai akibat gempa cukup besar yang dirasakan. Walau hanya 2-3 detik, namun cukup membangunkan warga yang tertidur dan panik. Untungnya, kondisi ini tidak berlanjut sehingga mereka bisa beristirahat kembali. Menurut Husaini, kondisi ini sudah mulai menimbulkan dampak di warga Graha Royal. Beberapa sudah terkena batuk pilek akibat tidur di luar dalam kondisi udara dingin. Rencana pagi ini Tim MER-C yang baru datang akan berkoordinasi dengan relawan MER-C Mataram yang sudah bergerak sejak awal bencana untuk merencanakan keberangkatan ke Lombok Utara. Di sana tim akan memberikan layanan kesehatan, memetakan titik-titik kantong pengungsian, dan kemungkinan pendirian RS Lapangan bekerja sama dengan setiap elemen bantuan yang hadir di Lombok. Dr. Arief Rachman, SpRadRelawan Medis —– Bantuan dan Donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok: BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee   Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #CatatanRelawanMER_C#mercpedulilombok

Pasca Gempa Lombok, RS Tanjung Sangat Sibuk

Pagi itu, Selasa (7/8), suasana rumah sakit tempat Tim Relawan Medis MER-C Indonesia berada saat ini sangat sibuk. Ratusan pasien hilir mudik silih berganti untuk antri mendapatkan perawatan kesehatan di RS Tanjung yang terletak sekitar satu kilo meter bibir pantai Lombok Utara. Puluhan tenaga dokter rasanya hampir tak sanggup melayani pasien yang terus membanjiri halaman rumah sakit itu. Belum selesai satu pasien tertangani, dibelakangnya sudah antri pasien lain menunggu mendapatkan perawatan. Sementara itu, auman sirine ambulan seolah tiada henti menderu membuat suasana rumah sakit itu semakin ramai saja. Hingga pukul 10.55 waktu setempat, Dr. Arief Rachman, dokter spesialis radiologi yang juga salah satu Presidium MER-C Pusat Jakarta tidak hentinya mengatur rekan-rekan dokter MER-C untuk melayani pasien sampai-sampai lupa belum menyempatkan sarapan pagi. Baginya melayani pasien lebih utama meski ia belum mendapat asupan gizi pagi itu.Tangisan Luka Tiba-tiba saja suara tangisan seorang lelaki memecah suasana keramaian di rumah sakit itu. Baru saja seorang pasien yang datang tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya. Tim dokter yang memberikan pertolongan terakhirnya dengan melakukan tekanan di dada pasien telah berhenti setelah melakukannya puluhan kali. Inna lillahi wa Inna ilaihi rajiuun. Satu pasien tidak terselamatkan. Ya Allah kuatkan saudara- saudara kami di Lombok Utara ini. Berikan kepada mereka ketabahan, kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Bantuan dan Donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok: BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok

MER-C Tangani Pasien di RS Tanjung Lombok Utara

Hari ini, Selasa (7/8) Tim Medis MER-C dari Jakarta dan Medan yang baru tiba Senin malam, menuju RS Tanjung, kabupaten Lombok Utara untuk berkoordinasi dengan Tim MER-C Mataram yang sudah berada di lokasi. Dr. Arief Rachman, SpRad selaku Ketua Tim MER-C juga segera berkoordinasi untuk membantu Tim Dokter RS Tanjung dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien yang dirawat di rs tersebut. Sementara itu, suasana di halaman RS Tanjung ramai dengan ratusan pasien yang sedang dirawat. Dari berbagai daerah juga masih berdatangan pasien korban gempa yang belum tertangani. Relawan medis MER-C langsung membantu melakukan pemeriksaan kepada para pasien. Bantuan dan Donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia

Silahkan bertanya?