MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Appreciates the Step Taken by Fatah and Hamas to Unite Against Israel’s Annexation

Behind Israel’s annexation plan of the West Bank and the Jordan Valley, there is relieving and pleasing news in which Fatah and Hamas pledge to unit in fighting against the annexation. The statement was conveyed by senior officials of both parties, Jibril Rajub from Fatah in Ramallah and Saleh Al-Arouri representing Hamas in Beirut, Lebanon in a joint-teleconference, Thursday (2/7). During the teleconference, both parties have agreed to unite in establishing a mutual agreement in facing Israel’s brutal annexation steps of the West Bank and the Jordan Valley. In response to the historical event, MER-C Head Presidium, dr. Sarbini Abdul Murad expressed his appreciation and support to the steps taken by Fatah and Hamas. “We welcome and support the joint agreement of Fatah and Hamas, which hopefully can become an energy and national strength for Palestine to face Israel, that is fully backed by the United States,” said Sarbini. He believes that the national unity of every element would turn into a power that would force Israel to reconsider its plan from annexing the West Bank. “We highly welcome this step. May this mutual understanding and unity would not stop in facing the West Bank annexation but also in other matters,“ he continued. Sarbini said that despite the differences in views held by Fatah and Hamas in gaining Palestine’s independence, he truly wished that this would not hamper the unity of both parties, particularly in the midst of regional conflicts faced by Arab countries that caused the abandonment of Palestinian issues. Jakarta, July 15th 2020MER-C Indonesiawww.mer-c.org0811990176

MER-C Apresiasi Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Aneksasi Israel

Dibalik rencana aneksasi atau pencaplokan Tepi Barat dan Lembah Jordan oleh Israel, ada kabar yang melegakan dan menggembirakan dimana Fatah dan Hamas berjanji bersatu untuk melawan aneksasi tersebut. Hal ini disampaikan oleh para pejabat senior kedua pihak, Jibril Rajub mewakili Fatah dari Ramallah dan Saleh al-Arouri mewakili Hamas dari Beirut Lebanon dalam tele konferensi pers bersama, Kamis (2/7). Dalam tele konferensi pers tersebut, kedua pihak telah sepakat untuk bersatu membangun kesepakatan bersama dalam menghadapi langkah brutal Israel menganeksasi Tepi Barat dan Lembah Jordan. Menanggapi peristiwa bersejarah ini, Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad  menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah yang diambil oleh Fatah dan Hamas. “Kami mengapresiasi dan mendukung kesepakatan bersama Fatah dan Hamas, yang diharapkan dapat menjadi energi dan kekuatan nasional Palestina untuk menghadapi Israel yang didukung secara penuh oleh Amerika Serikat,” kata Sarbini. Menurutnya persatuan nasional semua elemen akan menjadi kekuatan yang membuat Israel berfikir ulang untuk meneruskan rencananya menganeksasi Tepi Barat. “Kami menyambut gembira langkah ini. Semoga saling pengertian dan persatuan ini tidak hanya dalam menghadapi aneksasi Tepi Barat saja tapi juga persoalan lainnya,” lanjutnya. Sarbini mengatakan meski ada cara pandang yang berbeda antara Fatah dan Hamas dalam mencapai kemerdekaan, tetapi ia berharap hal ini tidak menjadi batu sandungan untuk bersatu, apalagi di tengah situasi dan kondisi negara-negara Arab yang dibalut dengan persoalan-persoalan regional yang menyebabkan nasib Palestina terabaikan. Jakarta, 15 Juli 2020MER-C Indonesiawww.mer-c.org0811990176

Silahkan bertanya?