MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Climb Rinjani for Palestine

The ongoing aggression and genocide in Palestine by Israeli military forces have prompted many individuals to take tangible actions to help the Palestinian people. Dr. Billal Patel, a Cardiologist, Emin Poljarevic, an Associate Professor of Islamic Studies, and Bilal Buttar, an executive principal of an international Islamic school, all residing in Brunei Darussalam are planning a campaign to raise awareness about the humanitarian crisis in Palestine. All donations will be directly channelled through MER-C Indonesia, an Indonesian NGO that has been active in the Gaza Strip for 14 years. We, MER-C Indonesia, express our gratitude for every humanitarian endeavour dedicated to Gaza and Palestine. Donations will be utilized for MER-C humanitarian aid programs in Gaza, including medicine, ready-to-eat food, winter equipment, etc. Program Description A Support Mission for People of Gaza: Raising Awareness and Funds In December, our small diverse team, consisting of a cardiologist, an Islamic studies professor, and a school principal, will embark on a charity mission: climbing Mount Rinjani in Indonesia. Our mission is twofold: to support global awareness of the humanitarian crisis in Gaza and to raise funds for medical projects through a dedicated charity. The situation in Gaza remains catastrophic, with the healthcare infrastructure destroyed and disabled. This includes the tragic loss of nearly 300 healthcare workers, the bombing of 22 hospitals, and attacks on well over 200 healthcare facilities. Our primary goal is to ensure the world continues to recognize the hardships faced by the people of Gaza. Since October 7, 2023, more than 270 schools in Gaza have been damaged due to the conflict. Israeli occupation forces have targeted various civilian structures, resulting in the complete destruction of more than 62,000 housing units and partial damage to 170,000. Consequently, 1.9 million people are currently displaced from their homes. That’s over 90% of the total population of Gaza! The intention here is to support medical projects through fundraising. We are collaborating with a charity renowned for its direct aid and effective implementation of medical projects in Gaza. This charity has been instrumental in providing care and rebuilding essential healthcare facilities, even amidst overwhelming challenges, such as the bombing and partial destruction of the Indonesian hospital. By combining these objectives, we aim not only to provide tangible assistance but also to keep the spotlight on the ongoing genocide in Gaza. We invite you to join us in this vital effort to make a real difference in the lives of those affected in Gaza. Your support can help heal and rebuild, keeping hope alive amidst the crisis. Lebih dari 70 hari, Palestina telah menjadi saksi perang kemanusiaan yang terus berkecamuk. Jatuhnya banyak korban sipil terutama wanita dan anak-anak, serangan terhadap fasilitas kesehatan dan staf medis, telah menorehkan luka dan duka yang mendalam. Di tengah ketidakberdayaan menyaksikan segala kehancuran ini, sekecil apapun tekad dan langkah kita akan sangat berarti untuk membuat perbedaan bagi mereka. Dalam perjalanan mendaki Gunung Rinjani di Lombok, Indonesia, kami tidak hanya mengajak Anda untuk menguji batas fisik, tetapi juga turut menggalang dana untuk MER-C Indonesia, lembaga amal pengelola rumah sakit Indonesia di Gaza yang baru-baru ini diserang. Kami berkomitmen untuk mendistribusikan 100% donasi langsung kepada yang membutuhkan. Bergabunglah bersama kami, sebarkan informasi ini, bersama-sama kita akan memberikan harapan dan dukungan nyata kepada saudara-saudara di Gaza. For International Donation, please click this link: Www.totalgiving.co.uk/mypage/mer-c  Regards,Billal Patel, Emil Poljarevic, Bilal Buttar  

MER-C Sambangi Kedubes Uni Eropa Bahas Gencatan Senjata di Gaza Palestina

Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, sambangi Kedutaan Besar Uni Eropa di Jakarta sampaikan masalah krisis kemanusiaan di Palestina, Kamis/14 Desember 2023. Kunjungan ini diterima oleh Anneleen Van Landeghem Sekretaris ke-2 Bagian Politik dan beberapa staf Kedutaan. Dalam pertemuan tersebut, Sarbini menyampaikan apresiasinya atas langkah Uni Eropa yang secara umum telah mendukung upaya gencatan senjata di Palestina. “Kami mengapresiasi Langkah Belgia dan Spanyol serta Uni Eropa secara umum yang mendukung gencatan senjata di Palestina. Uni Eropa telah melakukan hal yang tepat,” ujar Sarbini. Namun ia berharap Uni Eropa sebagai sahabat dan negara yang diperhitungkan oleh Israel dapat mendorong terjadinya gencatan senjata permanen di Jalur Gaza. “Gencatan senjata permanen harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana kemanusiaan yang lebih besar di Palestina. Saya yakin, Uni Eropa dengan kekuatan dan pengaruh yang dimiliki dapat mendorong terjadinya gencatan senjata permanen di Palestina,” lanjutnya. Sementara itu, Sekretaris ke-2 Kedutaan Besar Uni Eropa, Annaleen juga menyampaikan apresiasi, penghormatan dan ucapan terima kasihnya atas apa yang sudah dilakukan MER-C di Jalur Gaza, Palestina. Ia juga menyesalkan korban sipil yang berjatuhan dan penderitaan yang dialami Gaza. Pada pertemuan tersebut, ia mengatakan Uni Eropa melalui perwakilannya di Dewan Keamanan PBB juga terus mengupayakan resolusi gencatan senjata mendesak di Jalur Gaza. Hal ini juga sudah dibicarakan dengan Menteri Luar Negeri RI serta menjadi kesepahaman yang sama antara Uni Eropa dan Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa Uni Eropa telah memberikan dukungan kepada rakyat Palestina sejak lama, termasuk memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan yang mencapai ratusan juta euro dari tahun ke tahunnya. “Namun bantuan kemanusiaan hanya bisa bermanfaat apabila terjadi perdamaian di dalam Gaza. Dan, Uni Eropa akan mendukung Palestina merdeka melalui solusi dua negara,” ungkapnya. Ketua Presidium MER-C menyambut baik Langkah-langkah yang telah dilakukan Uni Eropa dan meminta agar Uni Eropa dan negara-negara lainnya di dunia untuk terus aktif menyuarakan gencatan senjata di Gaza dan menciptakan perdamaian serta kemerdekaan bagi Palestina.

Silahkan bertanya?