Serangan Brutal di Kamp Jabalia, Puluhan Korban Syahid dan Luka-luka Dilarikan Ke RS Indonesia

BREAKING NEWS Gaza — Sedikitnya 50 warga Gaza dilaporkan syahid dan 54 orang lainnya mengalami luka berat akibat serangan udara terbaru penjajah Israel di Kamp Jabalia, Gaza utara, Rabu (14/5). Seluruh korban serangan yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia, Gaza utara. Jenazah para syuhada disemayamkan dan dikafani di ruang jenazah yang berada di depan Wisma Joserizal Jurnalis. Serangan di Kamp Jabalia ini menimbulkan duka mendalam di tengah keterbatasan pasokan medis dan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk. Salah satu staf lokal MER-C mengatakan, sebelumnya juga terjadi pembantaian besar di Khan Yunis, dekat Rumah Sakit Eropa. Ia menambahkan, saat ini tim pertahanan sipil dilarang melakukan penyelamatan di daerah yang diserang. Pasukan Israel memberlakukan blokade udara yang ketat dan mengklaim bahwa ini adalah operasi pembunuhan besar. “Blokade udara ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari untuk memastikan target operasi benar-benar tewas. Kemungkinan akan ada kemajuan pasukan darat dan pengepungan total daerah tersebut,” ujarnya.
Kolaborasi MER-C Medan dan TBM FK UMSU dalam Meningkatkan Kapasitas Penanganan Bencana

Medan — Relawan MER-C Indonesia Cabang Medan turut berperan sebagai pemateri dan pelatih dalam kegiatan “SALVAGE – First Step to Save” yang diselenggarakan oleh Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) pada Minggu, 11 Mei 2025. Dalam kegiatan ini, sebanyak 53 calon anggota TBM FK UMSU dibimbing langsung oleh relawan MER-C Medan. Materi pelatihan meliputi manajemen bencana (Disaster Management), Bantuan Hidup Dasar (BHD), evakuasi dan transportasi pasien, serta triase bencana. Para relawan juga melakukan observasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan simulasi bencana yang dilakukan oleh peserta. MER-C Medan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan TBM FK UMSU atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada relawan MER-C untuk berperan sebagai pemateri dalam kegiatan Simulasi Bencana ini. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan kedepannya.