MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Operasi Berhasil: Relawan MER-C Selamatkan Remaja Gaza yang Terluka

Gaza – Relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C, dr. Eka Budhi Satyawardhana, SpBS., bersama tim medis lokal berhasil melakukan operasi pada seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun yang mengalami fraktur tulang tengkorak, akibat terjatuh dari truk saat mengambil bantuan di area Zikim, Gaza utara.  Saat pertama kali diperiksa, kesadaran pasien tercatat dengan Glasgow Coma Scale (GCS) 10 dari 15. Menurut dr. Eka, kondisi tersebut sangat berisiko sehingga operasi harus segera dilakukan. “Kalau operasi ditunda, risikonya bisa fatal. Selain itu, ada luka terbuka yang dapat menyebabkan infeksi di otak,” jelas dr. Eka. “Alhamdulillah sudah kita kerjakan operasi nya, tadi kita buka luka dari kepalanya kemudian kita bersihkan memang ada tulang menancap di otaknya. Mudah-mudahan pasien bisa selamat,” tambahnya.  Dr. Eka, bersama relawan EMT MER-C lainnya, dr. Regintha Yasmeen Burju Bachtum, SpOG., saat ini sedang bertugas di Gaza City sejak 5 Agustus 2025. Di tengah krisis kemanusiaan dan minimnya fasilitas kesehatan akibat agresi dan blokade penjajah Israel, Tim EMT MER-C bersama Tim medis lokal di Gaza melakukan hingga puluhan operasi setiap pekannya.   Selengkapnya lihat link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Jusuf Kalla Dukung Penuh Pengiriman Tim Medis MER-C ke Afghanistan

Jakarta – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan dukungan penuh terhadap rencana keberangkatan tim medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk misi kemanusiaan ke Afghanistan. Hal itu ia sampaikan saat menerima audiensi MER-C pada Rabu (3/9). Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu mengatakan, PMI akan berkoordinasi dengan MER-C, termasuk menghubungkan kedua lembaga dalam upaya pengiriman tim medis dan bantuan ke Afghanistan.  JK mengapresiasi berbagai ikhtiar MER-C dalam membantu masyarakat, baik di dalam negeri maupun internasional. Menurutnya, kiprah MER-C telah terbukti melalui pendirian Rumah Sakit Indonesia di Gaza serta aksi kemanusiaan di berbagai wilayah, termasuk Afghanistan. “Karena itu, kita berterima kasih dan menghargai upaya-upaya tersebut. Semoga akan terus dilaksanakan dengan baik karena ini amal ibadah yang sangat penting untuk kita semua,” ucapnya. Ia menilai pengiriman bantuan ke lokasi gempa di Afghanistan, yang sulit diakses, merupakan langkah penting yang harus dilakukan.  MER-C akan mengirimkan tim medis pada 15 September 2025, yang terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis, serta satu wartawan dari Republika.  Pemerintah Taliban dan Wakil Duta Besar Afghanistan di Jakarta, Qais Barakzai, juga telah menyatakan komitmen mendukung misi kemanusiaan ini.  MER-C sendiri sebelumnya telah mengirim tim  ke Provinsi Herat, Afghanistan, yang juga terdampak gempa besar pada 7 Oktober 2023 lalu.  Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 6 yang mengguncan Afghanistan pada hari Minggu (31/8/2025), mengakibatkan kerusakan parah dan ribuan korban jiwa di provinsi Nangarhar dan Kunar. Sampai saat ini, rentetan gempa susulan dilaporkan masih terus terjadi. Selengkapnya lihat link ini

Silahkan bertanya?