Laporan Relawan MER-C: Penjajah Israel Mulai Perintahkan Evakuasi Warga Gaza ke Selatan

Gaza – Relawan lokal MER-C melaporkan bahwa militer pendudukan Israel (IDF) telah memerintahkan evakuasi massal warga Gaza dari wilayah utara menuju selatan, khususnya ke daerah al-Mawasi, pada Selasa (9/9). “Hari ini IDF mengirimkan pesan agar semua orang di Gaza utara pindah ke Gaza selatan, dan banyak orang sangat khawatir dengan situasi ini. Seperti yang Anda ketahui, hari ini kami melihat banyak orang pindah ke selatan, dan mungkin ada 200.000 keluarga yang pindah,” ujarnya. Perintah evakuasi penuh Kota Gaza ini juga disertai ancaman akan meningkatkan kekuatan operasi militer. Langkah ini sejalan dengan rencana Israel menduduki kembali Jalur Gaza sepenuhnya, yang telah disetujui Kabinet Keamanan Israel pada awal Agustus 2025. “Penjajah Israel telah memaksa banyak orang yang tinggal di bangunan di sini untuk pindah ke Gaza selatan, dan banyak bangunan diserang oleh IDF,” tambahnya. Lebih lanjut relawan MER-C mengatakan, banyak keluarga yang memutuskan untuk tetap bertahan karena tidak punya uang dan tidak yakin ada tempat aman di selatan. Kesaksian warga menggambarkan kondisi yang sangat memilukan. Seorang warga mengatakan, dirinya telah mengungsi hingga sembilan kali sejak perang dimulai. “Demi Allah, situasi ini sangat sulit. Kami sudah terusir sejak awal perang. Ini adalah pengungsian kesembilan saya. Kami hidup dalam kelaparan. Tidak ada sarapan, tidak ada makan malam. Kami tidur tanpa makanan. Semua tempat sudah tidak aman, hanya Allah yang melindungi kami,” ujarnya. Warga lain mengaku tidak sanggup memenuhi kebutuhan dasar untuk keluarganya. “Bagaimana kami bisa pergi kalau tidak ada uang? Kami bahkan tidak bisa memberi makan anak-anak kami. Tidak ada daerah yang aman, baik di al-Mawasi maupun di wilayah lainnya. Kami hanya duduk di sini, berserah diri kepada Allah,” katanya. Sejak Oktober 2023, Israel telah melancarkan agresi brutal di Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 64.500 warga Palestina. Meski berbagai pihak internasional mendesak gencatan senjata, Israel terus mengabaikan seruan tersebut dan memperluas operasi militernya. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina