MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Dilepas Tangisan Haru Rakyat Gaza, Tiga Relawan Kembali ke Indonesia

Gaza, Palestina Setelah sekitar 1.5 tahun berada di Gaza guna mengawal pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Palestina, tiga orang relawan MER-C Indonesia kembali ke tanah air Indonesia.  Ketiga orang relawan tersebut adalah Ir. Edy Wahyudi, Ir. Ahmad fauzi dan Darusman. Moment yang sangat mengharukan dimana ketika kita harus terpisah dengan seorang yang sudah seperti saudara kandung sendiri. Setelah berhari-hari selalu bersama, susah dan senang bersama, merasakan blokade Gaza bersama-sama, Inilah yang terjadi terhadap tiga relawan Indonesia saat harus kembali ke Indonesia. Kepulangan mereka ini setelah berakhirnya pembangunan tahap I RSI Gaza, dilepas haru oleh masyarakat Gaza.

Masalahnya kalian adalah bagian dari keluarga kami, kita bertemu bukan sehari atau dua hari, satu minggu atau dua minggu, tapi lebih dari satu tahun kita bersama, kita sedih bersama, kita tertawa bersama, kita menghadapi masalah bersama, dan kita diblokade bersama. Kita mengalami masa-masa sulit di daerah blokade ini, sungguh sangat berat melepas kepulangan kalian. Jangan lupakan kami, kami sangat berharap antum semua bisa kembali lagi kemari melanjutkan perjuangan bersama kami. Demikian Jomah Al-Najjar menyampaikan rasa haru nya melepas kepulangan para relawan.

Lain lagi dengan abu walid, yang selalu membantu relawan MER-C dalam membuat laporan keuangan ke pemerintahan Gaza, mengatakan kedatangan muslimin dari luar ke Palestina untuk berkhidmat membantu Palestina sungguh sangat luar biasa. Terlebih lagi dari Indonesia, yang berada di ujung dunia bagian timur. Kedatangan kalian memberikan pesan berharga  kepada kami bahwa kami tidak sendiri, ditengah diamnya dunia arab disekitar kami. Sampaikan salam dan ucapan terima kasih kami kepada rakyat Indonesia.

Abu Abdallah Shanti, seorang pemuka masyarakat di Gaza Utara, melepas pula kepergian para relawan di lokasi RSI. Beliau menyampaikan salam kepada masyarakat Indonesia, dan mengucapkan terima kasih kepada MER-C yang telah berusaha membuat sebuah RS di Gaza. Kami tidak bisa membayangkan jika kami seperti kalian, membantu kami disini dengan meninggalkan segalanya di tanah air kalian, maaf kan kami jika kami tidak bisa memuliakan kalian sebagai tamu disini ujarnya penuh haru.

Memang sedikit banyak, kehadiran relawan Indonesia di Gaza memberikan inspirasi dan semangat tersendiri untuk rakyat Gaza khususnya, mereka sangat merasakan dukungan moril yang begitu besar dari rakyat Indonesia. Dibangunnya sebuah Rumah Sakit di Gaza, bantuan dari rakyat Indonesia merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi mereka. Terlebih lagi pembangunan tersebut diawasi langsung oleh insinyur-insinyur dari Indonesia, sehingga membuat bantuan ini terasa berbeda dari yang lainnya. Turut pula melepas kepulangan para relawan rekan dari Turki, Matin Abu Talha.

Ketiga relawan yang tetap berkomitment untuk terus membantu mengawal pembangunan RSI Gazatersebut, kini telah tiba di Indonesia pada tanggal 7 mei 2012. Semoga ALLAH menerima setiap amal Ibadah yang mereka lakukan selama di Gaza. (nia/gz)

Bagikan:

Silahkan bertanya?