
Bayt Lahiya, Gaza Utara – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia melaksanakan ibadah Sholat Jumat bersama warga di Masjid Rubbah, Bayt Lahiya, Gaza Utara, pada 14 Maret 2025.

Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara tim MER-C dan masyarakat setempat di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Masjid Rubbah, yang terletak sekitar 50 meter dari Rumah Sakit Indonesia, sebelumnya tengah menjalani proses renovasi sebelum serangan terbaru terjadi. Meskipun demikian, masjid ini masih mampu menampung sekitar 700 jamaah.
Pada pelaksanaan Sholat Jumat kali ini, sekitar 500 jamaah turut hadir untuk menjalankan ibadah yang hukumnya wajib bagi laki-laki Muslim ini.

Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah, di mana jamaah tetap teguh menjalankan kewajiban di tengah situasi sulit. Seusai Sholat Jumat, dilakukan prosesi penyalatan seorang syahid yang gugur akibat agresi yang terjadi di Gaza.
Kehadiran tim MER-C juga sebagai bentuk solidaritas dan dukungan bagi masyarakat Gaza yang terus berjuang di tengah kondisi konflik berkepanjangan.
Saat ini ada lima relawan MER-C yang masih bertugas di Jalur Gaza. Tim EMT ke-8 terdiri dari lima relawan, yaitu dua dokter umum (dr. Tonggo Meaty Fransisca dan dr. Miftahul Masruri), satu dokter spesialis anestesiologi (dr. Wahyu Bimantoro, Sp.An-TI.), satu perawat (Ade Andrian, S.Kep., Ns., M.Kep.), dan satu bidan (Indah Meliya Sari, Amd.Keb.) dan Liaison Officer Marissa Noriti.









