
Relawan MER-C Akhirnya Dapat Mencapai Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Palestina
Relawan Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia, Marissa Noriti, bersama konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Rabu (24/7),

Relawan Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia, Marissa Noriti, bersama konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Rabu (24/7),

Satu Relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang merupakan Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT), Marissa Noriti, masuk ke Jalur

Satu lagi relawan medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) berhasil memasuki Jalur Gaza, Palestina melalui perbatasan Karem Abu Shalem. Drg.

Dr. Regintha Yasmeen, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, akhirnya mendapat kesempatan masuk ke Jalur Gaza, setelah menunggu selama satu bulan

Dua relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) ke-4 kembali berhasil masuk Jalur Gaza

Tujuh relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengikuti Konferensi Kemanusiaan Internasional bertajuk ‘’Humanitarian Development Nexus: Building Resilience Transforming Lives” yang

Berkoordinasi dengan WHO dan UNOCHA, Tim ke-3 EMT (Emergency Medical Teams) MER-C yang tertahan di Rafah akibat serangan darat Israel

Jum’at/17 Mei 2024, sekitar pukul 20.53 malam waktu Indonesia atau 16.53 waktu gaza, sebuah serangan udara menyasar sebuah bangunan rumah

Relawan Medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang saat ini bertugas di Jalur Gaza, Palestina, masih terus membantu tim medis