MER-C Dan FIM Bantu Korban Banjir

Jakarta – pada tanggal 25 Januari 2014 MER-C bekerjasama dengan FIM RESCUE (Forum Indonesia Muda) mengadakan pengobatan bagi korban banjir di kamp pengungsian di lantai basement Carrefour MT Haryono Cawang. Tim yang terdiri dari 3 dokter, 1 pengemudi turun di wilayah ini. Tercatat jumlah pasien sebanyak 85 warga
MER-C Gelar pengobatan di Petamburan

Jakarta – Setelah hari senin (20/1) tim medis MER-C turun di wilayah Kebon Baru Jakarta selatan , hari kamis (23/1) tim MER-C kembali turun di wilayah petamburan Jakarta pusat. Tim yang terdiri dari 3 dokter, 2 perawat dan 1 pengemudi turun di wilayah ini. Dengan menggunakan armada ambulan tim MER-C melakukan pengobatan di Petamburan dan tercatat jumlah pasien sebanyak 105 warga. MER-C melakukan pengobatan untuk masyarakat petamburan dengan menggunakan posko sebuah klinik kecil. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim MER-C penyakit yang paling banyak diderita para korban adalah ISPA, penyakit kulit, myalgia, diare dan dyspepsia.
MER-C Periksa Kesehatan keluarga Relawan RSI

Wonogiri – Pada tanggal 21-22 Januari 2013 dr Tonggo Meaty fransisca didampingi oleh dr Ambar dari MER-C cabang Solo melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keluarga dari tujuh relawan Rumah Sakit Indonesia yang berada di Wonogiri. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, MER-C juga mengabarkan bahwa inshallah tidak lama lagi para relawan Akan kembali ke tanah air untuk bertemu dengan keluarga yang telah ditinggal lebih dari satu tahun lamanya. Sementara itu, pada tanggal 22 Januari 2014 dr Anggraini SpPD dan Islamiyah Samaun melakukan pemeriksaan kesehatan kepada keluarga dari Tata Lukita, salah seorang relawan RSI di Ciwidey.
MER-C Examines Families’ Health of Indonesian Hospital Volunteers

Wonogiri – On January 21-22, 2014, dr Tonggo Meaty Fransisca, accompanied by dr Ambar of MER-C Solo branch, conducted examination on families’ health from the seven volunteers of Indonesian Hospital, that have been staying in Wonogiri. Apart from the examination, MER-C also informed that, Inshallah, volunteers will soon return home to meet their families that have been left for more than a year long. Meanwhile, on January 22, 2014, dr Anggraini SpPD and Islamiyah Samaun conducted health examination to the family of Tata Lukita, a volunteer of Indonesian Hospital, in Ciwidey.
MER-C Menurunkan Tim Medis di Kebon Baru

Jakarta – Hujan yang terus turun selama hampir seminggu mengakibatkan beberapa tempat di Jakarta mengalami kebanjiran, bahkan beberapa akses jalan protokol di Jakarta tidak bisa dilalui karena tingginya volume air yang menggenang di ruas-ruas jalan di Jakarta. Hari senin (20/1) tim medis MER-C yang terdiri dari 2 dokter dan 2 perawat dengan sistem mobile clinic menyambangi daerah kebon baru di daerah Tebet, untuk memberikan pengobatan kepada para pengungsi korban banjir yang berasal dari wilayah Rt. 1 – Rt.8. Jumlah pasien yang di tangani tim tercatat sebanyak 105 warga, dan tim sempat melakukan 1 tindakan medis terhadap seorang warga yang terkena pecahan kaca di tangan kanan sehingga harus di jahit. Penyakit yang banyak di tangani tim MER-C terdiri dari diare, penyakit kulit, ISPA, dan hipertensi.
MER-C Kirimkan Tim ke Manado

Jakarta – Empat relawan MER-C dikirimkan ke Manado untuk memberi bantuan medis bagi warga korban banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah ini. Relawan yang dikirimkan semua medis terdiri dari dokter & dokter muda yang berasal dari Makassar, Jakarta dan Mataram. Di Manado, Tim akan berkoordinasi dengan instansi terkait kebencanaan dan kesehatan serta mendatangi wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana terparah yang masih membutuhkan bantuan kesehatan. “Lama misi dijadwalkan satu minggu, namun hal ini akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan hasil assessment teman-teman tim,” ujar dr. Arief Rachman, salah satu Presidium MER-C. Bantuan untuk korban bencana alam Manado dapat disalurkan melalui rekening amanah kemanusiaan MER-C: BCA, Cab Kwitang, 686.0099339 BSM, Cab Salemba, 701.5658899 an. Medical Emergency Rescue Committee
MER-C Medan Buka Posko Penerimaan Bantuan Bencana Sinabung

Medan – Salam Kemanusiaan. Seiring kita melakukan aktivitas hari ini, kami dari MER-C Medan mengajak kita semua untuk turut bersimpati dan sambung rasa kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di sekitar Gunung Sinabung. Mari kita doakan dengan sepenuh hati kepada Tuhan semesta alam, agar kiranya bencana ini segera usai dan Sinabung kondusif kembali. Mari pula kita salurkan bantuan Logistik & Medis kepada para pengungsi. Mari kita advokasi bersama kepada pihak pemerintah mulai dari pusat hingga daerah, untuk melakukan langkah-langkah penanganan bencana yang lebih komprehensif, termasuk melakukan upaya relokasi penduduk. Kita lihat hari ini terdapat lebih dari 25.000 jiwa pengungsi, jika 1 jiwa membutuhkan konsumsi sekitar Rp 5.000 – 10.000 per hari, maka sehari dibutuhkan Rp 125 – 250 juta per harinya. Doa, harapan, dan kerja kita semua membantu nyawa dan kualitas hidup saudara-saudara kita. Mari membantu dan selamatkanlah sesama manusia, karena pada hakikatnya itulah tujuan kehidupan manusia. MER-C Medan telah berkoordinasi dengan MER-C Indonesia untuk kesiapsiagaan pengiriman Tim Bedah jika terjadi gempa vulkanik yang lebih besar. Juga kami bersama dengan seluruh relawan mahasiswa FK, membuka posko penerimaan bantuan bencana, dalam bentuk uang tunai, bahan pangan, dan medis. Posko Utama : Kantor MER-C Medan : Jl. Setiabudi Kompleks Ruko Milala Blok C-6 contact person : Ruslan (085362976538) BBM MER-C Medan pin 28C45767 Rek. Donasi Kemanusiaan : Bank Syariah Mandiri, Rek. 7019895167, Atas nama MER-C Medan Contact Person di beberapa Kampus Kesehatan di Sumatera Utara: CP: FK USU – M. Naufal (085270922694) CP: FK UISU – Al Munawarah Yani (085270191155) CP: FK UISU – Al Manar Mustawa (081396303202) CP: FK UMSU – Zulfadli (085297383067) CP: Poltekkes Kemenkes RI – Syarif (082369153320) (Dr. Rahmad Gunawan/Sekretaris Umum MER-C Cabang Medan)
MER-C Dispatches Medical Team to Manado

Jakarta – As much as four MER-C volunteers went to Manado to delivered medical assistance to the victims of floods and land slide that hit the area. The team is made of four medical volunteers, where some of them are doctors from Makassar, Jakarta and Mataram. In Manado, the team will coordinate with institutions handling local natural disaster and public health, as well as visiting the areas worst hit that highly need medical help. “The team is scheduled to stay for one week? But this will depend on the condition of the field and the team’s assessment,” explained dr. Arief Rachman, one of MER-C presidium. Donations for Manado natural disaster may be delivered to MER-C’s Humanitarian mandate: BCA, Kwitang branch, 686.0099339 BSM, Salemba branch, 701.5658899 Under the name of Medical Emergency Rescue Committee
5 Relawan MER-C Mulai Layani Kesehatan Pengungsi Sinabung

Medan – Selasa subuh ini (14/1), MER-C Medan memberangkatkan 5 relawannya yang terdiri dari 2 dokter, 2 perawat, dan 1 relawan non medis ke lokasi bencana erupsi Sinabung. Ini adalah tim ke-5 yang telah dikirimkan MER-C Cabang Medan ke gunung yang terletak di Kabupaten Karo. Saat menuju Sinabung, ambulans yang dikendarai Tim tiba-tiba mogok di Sibolangit. Dengan pertolongan warga sekitar, tidak berapa lama kendaraan operasional MER-C Cabang Medan ini dapat melanjutkan pemberian bantuan medis kepada para pengungsi korban erupsi. Setibanya di lokasi, tim langsung mencari titik pengungsian yang masih minim layanan kesehatan. Berdasarkan informasi yang diterima tim, total pengungsi saat ini disemua titik pengungsian terdapat lebih dari 25 ribu jiwa, yang tersebar di 30 titik pengungsian. Sampai dengan Selasa siang, Tim MER-C Medan telah memberikan pengobatan di dua titik pengungsian, yaitu Rumah Kabanjahe dan Masjid Taqwa Kabanjahe. Jumlah pasien terdiri dari 70 orang dari total 200 orang pengungsi yang ada. Selain melakukan pengobatan,tim juga menyerahkan bantuan berupa bahan makanan berupa beras. Ketua MER-C Cabang Medan, dr. Ahmad Handayani mengingatkan anggota timnya agar senantiasa berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman selama di lokasi bencana. Hal ini dikarenakan erupsi dapat mencemarkan sumber air dan tanah. “Sebisa mungkin minum air mineral dan makan yang higienis,” tuturnya. Dr. Ahmad Handayani juga berpesan kepada anggotanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga higienitas dengan baik walau dengan sumber air dan makanan seadanya.
MER-C Siaga Banjir Jakarta

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu malam (11/1) hingga Senin pagi (13/1) telah mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah. MER-C sebagai lembaga medis, telah menyiagakan relawannya khususnya relawan medis untuk mengantisipasi penyakit-penyakit yang biasanya bermunculan pasca banjir. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Tim MER-C akan menyusuri dan mencari wilayah banjir yang belum atau masih minim bantuan medis. Bantuan untuk korban bencana banjir Jakarta dapat disalurkan melalui rekening donasi amanah Kemanusiaan MER-C sbb: BCA, 686.0099339 BSM, 701.5658899 Atas nama Medical Emergency Rescue Committee