
Jakarta – Aksi demonstrasi di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/8), memanas dan menyebabkan korban luka-luka, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) kembali menerjunkan tim medis.

Kali ini MER-C menerjunkan 14 relawan yang terdiri atas 5 dokter, 5 perawat, dan 4 tenaga logistik, di bawah koordinasi ketua Divisi Relawan MER-C dr. Guntur Utama, SpOT.
Selain itu, MER-C juga menurunkan satu unit ambulans dan satu klinik berjalan (mobile clinic). Tim ini bertugas memberikan pertolongan pertama dan evakuasi medis bagi korban terdampak kerusuhan

Ketua Presidium MER-C dr. Hadiki Habib sebelumnya mengatakan akan menyiagakan tim medis selama aksi berlangsung.
Ia juga mengimbau semua pihak agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis, untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak dari berbagai pihak.

Sebelumnya, aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8), juga menyebabkan jatuhnya korban massal. Baik peserta aksi maupun aparat dilaporkan mengalami luka-luka dan sesak napas akibat bentrokan yang terjadi.
Selengkapnya di link ini











