Posko Kesehatan MER-C Layani Korban Banjir Terparah di Cirebon

Alhamdulillah perjalanan Tim MER-C dari Jakarta diberi kelancaran, Rabu siang (28/2/2018) tim sudah tiba di Cirebon dan langsung berkoordinasi dengan Posko Bencana Banjir Cirebon, Puskesmas dan Kecamatan Ciledug. Berdasarkan informasi dari posko bencana, dari 10 desa di Kecamatan Ciledug, 8 desa mengalami banjir. Desa yang terparah terkena banjir adalah Ciledug Wetan dan Ciledug Lor. Penanganan banjir di wilayah ini menjadi lambat karena banyaknya pegawai kesehatan dan pemerintahan yang turut menjadi korban banjir. Menurut info banjir ini merupakan banjir terbesar sejak 30 tahun yang lalu. Tim MER-C diarahkan dan diharapkan dapat membantu pengobatan bagi warga korban banjir di wilayah terparah, diantaranya yaitu blok (dusun) Pamosongan desa Ciledug Lor, blok Palabuhan desa Ciledug WetanKebun Awi. Pihak Kecamatan juga meminta Tim MER-C untuk memberikan bantuan di Jatiseeng Kidul. Seperti biasa, Tim MER-C menerapkan sistem mobile clinic untuk dapat menjangkau warga korban banjir di beberapa wilayah tersebut. Posko Kesehatan MER-C pada hari Kamis di blok Palabuhan dan Jumat di Jati Seeng Kidul ramai didatangi warga korban banjir yang ingin mendapatkan bantuan pengobatan. Hari Sabtu ini tim akan melanjutkan mobile ke wilayah banjir lainnya. Selamat bertugas para relawan: Teh Islamiyah Samaun (Koordinator Tim), dr. Rizka, dr. Desti, dr. Hani, Mba Rany (perawat) dan mas Karidi (relawan yang pernah bertugas di Jalur Gaza, Palestina untuk pembangunan RS Indonesia). Semoga Allah SWT melancarkan dan memudahkan misi kemanusiaan ini dan dapat turut meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban. Terima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan dukungan sehingga misi kemanusiaan ini dapat terlaksana. Dukungan bagi Misi Medis Kemanusiaan untuk korban bencana di berbagai wilayah dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Bantu Korban Banjir di Cirebon, MER-C Kirimkan Tim Medis

Merespon banjir besar yang melanda wilayah Cirebon, Jawa Barat, pagi ini MER-C melepas keberangkatan Tim Medisnya ke wilayah bencana ini untuk turut memberikan pertolongan kepada para korban. Tim terdiri dari enam orang relawan, yaitu 1 koordinator tim, 3 dokter umum, 1 perawat dan 1 relawan logistik. Tim dijadwalkan akan bertugas selama 5 hari hingga Ahad/4 Maret 2018 mendatang. Tujuan pertama tim adalah Kecamatan Ciledug yang merupakan wilayah yang terkena dampak parah akibat banjir. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat yang diterima MER-C, salah satu desa di kecamatan ini yaitu Desa Pamosongan masih minim bantuan dikarenakan akses menuju desa yang sulit akibat lumpur yang masih tinggi. Berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat, Tim akan berupaya menembus wilayah ini dan wilayah banjir lainnya untuk memberikan bantuan medis kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Banjir di Kabupaten Cirebon disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok pada Kamis malam (22/2/2018). Hampir 90 persen wilayah timur Kabupaten Cirebon terendam banjir. Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin memberikan bantuan dan donasi bagi korban banjir di Kabupaten Cirebon dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Banjir Terjang Kabupaten Cirebon, MER-C akan Turunkan Tim Medis

Intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok pada Kamis malam (22/2/2018) telah mengakibatkan bencana banjir melanda Kabupaten Cirebon. Hampir 90 persen wilayah timur Kabupaten Cirebon terendam banjir. Banjir kali ini disebut-sebut paling parah selama hampir 70 tahun terakhir. Menurut informasi, ada sekitar 20 ribu rumah di delapan Kecamatan di Kabupaten Cirebon yang terendam banjir, yaitu Losari, Ciledug, Pasaleman, Pabuaran, Pabedilan, Waled, Pangenan, dan Gebang. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat yang diterima MER-C, salah satu wilayah yang terkena dampak parah dari bencana banjir ini adalah Desa Pamosongan yang berada di Kecamatan Ciledug. Bantuan ke desa ini masih minim dikarenakan akses menuju desa Pamosongan yang sulit akibat tingginya lumpur. Melihat luas dan besarnya dampak bencana banjir di Cirebon kali ini, maka MER-C akan menurunkan Tim Medisnya untuk melakukan assessment langsung ke lokasi dan memberikan bantuan medis bagi masyarakat yang menjadi korban. Tim MER-C rencananya akan berangkat pada hari Rabu (28 Februari 2018) dan dijadwalkan akan melaksanakan misi medis kemanusiaan di wilayah ini hingga 4 Maret 2018 mendatang. Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin memberikan bantuan dan donasi bagi korban banjir di Kabupaten Cirebon dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Tim MER-C Susuri Korban Erupsi Sinabung di Kecamatan Payung

MER-C.ORG – MEDAN : Menindaklanjuti assessment yang dilakukan oleh Tim MER-C pada tanggal 20 Februari 2018 pasca erupsi gunung Sinabung di kabupaten Karo, Minggu/25 Februari 2018 MER-C kembali mengirimkan tim guna melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana. Tim yang dikirim sebanyak 17 relawan yang terdiri dari 3 dokter umum, 5 perawat, 2 mahasiswa keperawatan, 5 mahasiswa kedokteran, 1 mahasiswa kebidanan, dan 1 relawan non medis yang bertindak sebagai supir. Dengan menggunakan 2 armada, ambulans dan bus pregio, Tim berangkat menuju lokasi bencana tepatnya di kecamatan Payung. Di wilayah ini tim melaksanakan kegiatan pengobatan dan penyaluran bantuan donatur di tiga lokasi yaitu desa Payung, desa Selandi Lama, dan desa Selandi Baru. Tiba di lokasi sekitar jam 14.30 dan langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Payung kemudian membagi tim menjadi dua. Tim pertama fokus melaksanakan kegiatan medis di Desa Payung dan tim kedua mobile ke desa-desa yang ada di kecamatan Payung. Total pasien yang ditangani di kecamatan Payung sebanyak 242 orang dengan princian 170 orang di desa Payung, 57 orang di desa Selandi Lama dan sisanya 15 orang di desa Selandi Baru. Permasalahan kesehatan yang banyak dijumpai adalah iritasi mata, ISPA, dan penyakit degeneratif hipertensi dan diabetes militus. Tim selesai melaksanakan kegiatan sekitar pukul 19.30. Saat tim dalam perjalanan kembali ke Medan, tim mendapatkan kabar bahwa gunung Sinabung kembali erupsi dengan arah angin perlahan ke arah barat daya. Bagi Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin berpartisipasi menyalurkan bantuan bagi Korban Bencana Erupsi Sinabung dapat menghubungi MER-C di: MER-C Cabang Medan, Jl. Setia Budi Komplek Ruko Milala Mas No. B-22, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal, Sumatera Utara No HP : 08116400202 Bantuan donasi dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan: BSM, 7074585099 An. MER-C CABANG MEDAN Info : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176
MER-C dan Masyarakat Galela Bersama-Sama Bangun RS

Selain pembangunan sarana kesehatan di Gaza (Palestina) dan Rakhine (Myanmar), MER-C juga tengah melakukan pembangunan sarana kesehatan di dalam negeri, tepatnya di sebuah daerah bernama Galela, yang terletak di kabupaten Halmahera Utara, provinsi Maluku Utara. Berbeda dengan pembangunan sarana kesehatan di wilayah lain, pembangunan RS di Galela dilakukan MER-C bersama-sama dengan masyarakat setempat. Sejak awal masyarakat setempat sangat bersemangat dan ikut bergotong royong membantu pekerjaan pembangunan juga penggalangan dana bagi Rumah Sakit ini. Di atas tanah seluas 4.000 m2 wakaf dari salah seorang warga, pembangunan struktur rumah sakit yang tepatnya berada di desa Towara sudah mencapai 70%. Sementara untuk bagian bangunan yang sudah dapat difungsikan baru mencapai 30%. Keberadaan sebuah rumah sakit memang sangat dibutuhkan oleh warga Galela. Hal ini dikarenakan belum terdapat Rumah Sakit di wilayah ini. Apabila masyarakat membutuhkan pengobatan dan penanganan medis lebih lanjut, maka mereka harus menempuh perjalanan ke Tobelo atau bahkan ke Ternate. Dengan donasi yang ada, saat ini pekerjaan pembangunan terus berlanjut berupa plesteran dinding bangunan bagian belakang yang dikerjakan oleh para pekerja dari warga lokal. MER-C bersama-sama masyarakat setempat terus berupaya untuk merampungkan pembangunan dan pengadaan alat kesehatan agar RS Galela dapat segera berfungsi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Galela dan sekitarnya yang membutuhkan. Dukungan dan donasi Sahabat bagi pembangunan dan pengadaan alat kesehatan RS Galela di Halmahera Utara, Maluku Utara, dapat disalurkan melalui : BNI, 014.060.0983 BCA, 686.033.9933 Mandiri, 124.000.8111990 BNI Syariah, 888.7775.583 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah bagi Kemanusiaan untuk Orang-orang yang Paling Membutuhkan|
Bencana Sinabung, Tim MER-C Siaga dan Bergerak Membantu Warga

Menyusul bencana alam yang terjadi di Kabupaten Karo, yakni erupsi gunung Sinabung pada tanggal 19 Februari 2018 lalu, MER-C melalui cabangnya di Medan, Sumatera Utara langsung melakukan koordinasi dengan BPBD setempat. Esoknya pada tanggal 20 Februari 2018, MER-C mengirimkan tim relawan medis untuk melakukan assesment ke lokasi bencana. Tim terdiri dari dua dokter umum dan empat perawat terampil khususnya di bidang kegawatdaruratan. Dari hasil diskusi dengan BPBD kabupaten Karo didapat informasi bahwa daerah yang terdampak paling parah akibat erupsi gunung Sinabung kali ini adalah kecamatan Payung dan kecamatan Tiganderket. Tim MER-C segera melanjutkan perjalanan menuju dua lokasi terparah tersebut untuk memantau langsung kondisi di lokasi bencana. Kepada Tim MER-C, Kepala Puskesmas kecamatan Payung menyampaikan bahwa saat ini belum ada masalah kesehatan di wilayah nya tetapi kemungkinan dalam 3 – 5 hari ke depan akan ada masalah gangguan kesehatan yakni ISPA akibat erupsi. Bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah obat-obatan khususnya obat batuk cair dan tetes mata. Bantuan masker juga sangat diperlukan karena debu erupsi yang masih sangat tebal. Hal yang sama juga terjadi di kecamatan Tigandetket. Pada kesempatan ini, Tim MER-C menyerahkan bantuan masker kepada Puskesmas untuk didistribusikan kepada masyarakat korban terdampak bencana yang membutuhkan. Di akhir perjalanan tim juga mengunjungi da melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten Karo untuk menyampaikan rencana tindak lanjut dari hasil asessment. MER-C akan kembali menurunkan tim medis pada hari Minggu tanggal 25 Februari 2018 mendatang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan umum bagi masyarakat korban bencana di kecamatan Payung. Bagi Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin berpartisipasi menyalurkan bantuan bagi Korban Bencana Erupsi Sinabung dapat menghubungi MER-C di: MER-C Cabang Medan, Jl. Setia Budi Komplek Ruko Milala Mas No. B-22, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal. No HP : 08116400202 Bantuan Donasi dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan: BSM, 7074585099 An. MER-C CABANG MEDAN Info : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah bagi Kemanusiaan untuk Orang-orang yang Paling Membutuhkan|
Gubernur DKI Jakarta Dukung Program MER-C untuk Palestina

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyatakan dukungannya pada program MER-C untuk Palestina, khususnya rencana pengembangan dan penambahan 2 lantai RS Indonesia yang terletak di wilayah yang masih berkecamuk, Jalur Gaza, Palestina. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Tim MER-C di Balaikota, Senin (18/12). “Ini adalah sebuah ikhtiar mulia membela perjuangan warga Palestina untuk meraih kemerdekaan. MER-C sudah menjadi wakil kita di garda terdepan hadir langsung di tanah Palestina untuk memastikan bahwa warga Palestina terjamin kesehatannya,” ujar Anies. Lebih lanjut menurut Anies bahwa ikhtiar melalui rumah sakit adalah sesuatu yang menjadi kebutuhan mendasar, apalagi di zona dimana pertempuran masih berlangsung. “Saya ikut bangga, saya salut dan insya Allah akan dukung terus,” tegas Anies. “Kita semua perlu mendukung MER-C,” tambahnya. Ir. Faried Thalib, Pimpinan pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina memaparkan bahwa disain pengembangan RSI untuk lantai 3 dan 4 sedang difinalisasi oleh Tim Arsitek MER-C. Luas bangunan per lantai sekitar 3.000 meter persegi sehingga untuk 2 lantai luas keseluruhan akan mencapai 6.000 meter persegi. Seperti pembangunan sebelumnya yang dilakukan oleh relawan konstruksi dari Indonesia, kali ini MER-C juga berharap dapat melakukan hal serupa. “Kita akan mengirimkan sekitar 15 – 20 relawan ke Jalur Gaza, yang sudah berpengalaman untuk melakukan pembangunan lantai 3 dan 4 RSI”, terang Faried. Tidak hanya pengembangan ruangan, untuk melengkapi RSI sebagai RS utama di Jalur Gaza bagian utara, dengan dukungan rakyat Indonesia MER-C juga akan penambahan alat-alat kesehatan berupa tempat tidur dan alat lainnya. Bahkan bila dana mencukupi, MER-C akan melengkapi RSI dengan MRI. Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta ini diikuti oleh dr. Sarbini Abdul Murad (Presidium), dr. Joserizal Jurnalis, SpOT (Presidium), Ir. Faried Thalib (Presidium), Ir. Idrus M. Alatas (Ketua Divisi konstruksi), Drs. Ichsan Thalib (Divisi Konstruksi), Geisz Chalifah, Ir. Rizal Syarifudin (Divisi Konstruksi), Ir. Luly Larissa (Divisi Penggalangan Dana), dan Rima Manzanaris (Manajer Operasional MER-C). Dukungan dan Donasi untuk Amanah Pengembangan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 081.119.2973 BMI, 358.000.1720 BRI, 033.501.0007.60308 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info: Website : www.mer-c.org Facebook : MER-C Indonesia Call Center : 0811990176
MER-C akan Bangun 2 lantai Tambahan di RS INDONESIA
Bangunan RS Indonesia dengan 2 lantai dan 1/2 lantai basement serta 100 tempat tidur yang ada saat ini dirasa sudah sesak dan tidak mencukupi seiring dijadikannya RS Indonesia sebagai RS rujukan utama di Jalur Gaza bagian Utara. Permintaan penambahan lantai dan alat-alat kesehatan telah disampaikan pihak RS Indonesia kepada MER-C. RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya yang berjarak sekitar 2,5 km dari perbatasan Israel menjadi penting keberadaannya terlebih di saat terjadinya serangan-serangan seperti beberapa waktu belakangan ini. Menanggapi permintaan ini, Ketua Pembangunan RS Indonesia, Ir. Faried Thalib menyatakan bahwa pondasi RS Indonesia dari awal memang sudah disiapkan untuk bisa dibangun hingga 5 lantai. “Bangunan RS Indonesia masih bisa ditambah 2 lantai lagi karena memang pondasinya sudah kita siapkan bahkan untuk sampai 5 lantai,” ujar Faried. “Hal-hal seperti ini memang sudah kita antisipasi sejak awal,” lanjutnya. Anggota Presidium MER-C ini bahkan menginformasikan bahwa disain untuk bangunan lantai 3 dan lantai 4 RS Indonesia sedang dibuat. “Tim Arsitek MER-C saat ini sedang membuat disain bangunan untuk lantai 3 dan 4 RS Indonesia.” Tidak hanya penambahan lantai, MER-C juga akan menambah jumlah tempat tidur serta beberapa alat kesehatan lainnya yang diperlukan seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) agar RS Indonesia bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat di Jalur Gaza bagian Utara, khususnya pasien-pasien korban serangan Israel. Dukungan dan bantuan bagi program ini dapat disalurkan melalui : BCA, 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 081.119.2973 BMI, 358.000.1720 BRI, 033.501.0007.60308 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info: www.mer-c.org 0811990176
Tim Medis MER-C Kunjungi Desa Klalin 4 dan Malaus di Papua Barat
Hari ini, Kamis (7/12), Tim MER-C untuk Program Kapal Kemanusiaan Papua Barat masih berada di Sorong untuk melakukan persiapan terutama obat-obatan, alat kesehatan dan perlengkapan yang akan dibawa berlayar besok. Selain persiapan, hari ini Tim juga mengunjungi desa Klalin 4 dan desa Malaus, dua wilayah kerja binaan Klinik MER-C di Sorong, Papua Barat. Klalin 4 adalah desa yang terletak di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Hampir sebagian besar masyarakat berasal dari suku Kokoda yang merupakan salah satu suku asli Papua Barat yang beragama Islam. Secara umum keadaan masyarakat di desa Klalin 4 masih kekurangan secara ekonomi, pendidikan, kesehatan serta berbagai macam kebutuhan dasar hidup lainya seperti kondisi lingkungan, sarana ibadah dll. Sejak 4 tahun terakhir MER-C telah memberikan pelayanan mobile clinic untuk masyarakat Klalin 4 secara rutin, selain itu juga beberapa kali melakukan kegiatan sosial lainnya seperti pemberian sembako dan bantuan perlengkapan pendidikan. Sementara Malaus adalah desa yang berada di distrik Salawati, Kabupaten Sorong. Mayoritas penduduk di desa ini adalah transmigran. Pada hari ini, Tim melakukan pengobatan dan sirkumsisi bagi anak-anak di dua desa dengan target anak yang disunat sebanyak 50 orang. Besok, Jum’at (8/12) tim dijadwalkan akan mulai berlayar dari Sorong ke desa pertama di Yellu, Misool Selatan untuk selanjutnya menyusuri 20 desa lainnya yang ada di Pulau Misool hingga akhir Desember 2017. Info: www.mer-c.org 0811990176
Bantu Pacitan, MER-C Beri Pengobatan di Desa Terisolir
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pacitan sejak akhir November 2017 turut menjadi perhatian MER-C pusat dan cabang. Setelah memberi bantuan medis ke wilayah bencana di Jogjakarta seperti Srimartani Bantul dan Gunung Kidul, MER-C Cabang Jogjakarta telah mengirimkan tim advance untuk melakukan assessment sekaligus penyaluran bantuan awal amanah donatur ke wilayah bencana Pacitan yang telah menyebabkan puluhan warga meninggal dan 2.000 lainnya mengungsi. Selasa (5/12), Tim medis gabungan dari MER-C Jakarta dan Jogjakarta yang terdiri dari 7 relawan langsung menuju lokasi bencana. Misi tim adalah untuk menindaklanjuti hasil assesment yang telah dilakukan sebelumnya dan melakukan pelayanan kesehatan ke daerah-daerah yang belum tersentuh bantuan. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pacitan, tim mendapat informasi bahwa saat ini wilayah terdampak longsor yang belum tercover bantuan medis adalah kelurahan Kledung, kecamatan Bandar, kabupaten Pacitan. “Desa yang kami kunjungi termasuk desa yang terisolir karena ada jalan yang putus akibat longsor, sehingga untuk menuju desa ini kami harus lewat jalan memutar yang lebih jauh dan masya Allah luar biasa ngerinya,” ujar Islamiyah, salah satu anggota tim. Islamiyah memaparkan bahwa begitu Tim tiba di Kledung, masyarakat setempat sudah berkumpul untuk mendapatkan pengobatan. “Begitu kami datang, masyarakat sudah berkumpul untuk berobat, tanpa istirahat kami langsung melakukan pelayanan kesehatan hingga sore. Pengobatan dilanjutkan lagi pada malam harinya hingga sekitar jam 9 malam,” ujar Iis. Pengungsi di wilayah Kledung saat ini menyebar ke rumah-rumah saudara mereka sehingga pelayanan kesehatan MER-C digelar di kantor desa Kledung agar masyarakat bisa mengakses sarana kesehatan dengan lebih mudah. Pasien yang berobat didominasi oleh kalangan lansia dengan penyakit degeneratif. Terdapat satu orang lansia di dusun Jetis yang tidak bisa menjangkau lokasi pelayanan kesehatan dikarenakan kondisi fisik yang tidak memungkinkan, pasien tidak bisa berjalan. Tim medis MER-C akan mengunjungi pasien tersebut untuk mengecek kondisi kesehatannya. Malamnya tim menginap di Polindes yang dikelola bidan setempat dan esok akan menuju wilayah terdampak bencana lainnya di Pacitan, tepatnya di Kaliwungu, kecamatan Bandar. Selain bantuan pengobatan umum, MER-C berencana akan mengadakan trauma healing untuk korban bencana di Pacitan baik anak-anak maupun dewasa. Untuk program ini, tim akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan puskesmas setempat guna membicarakan teknis kegiatan. ————————————————————— Mari Peduli, Untuk Kemanusiaan Yang Lebih Baik Bantuan bagi Korban Bencana Banjir dan Longsor di Jogjakarta, Jawa Tengah dan Pacitan dapat disalurkan melalui: Rek. Kemanusiaan MER-C Jogja Bank Syariah Mandiri (BSM) 7004995818 a.n MER-C DIJ Info : Instagram: @merc_jogja Facebook: MER-C Jogjakarta Telpon/Whatsapp: 082135258145 Kantor MER-C Jogja : Jl. Kaliurang Km 6,5 , Gg Timor Timur No E4B , Sleman , Jogja Atau : www.mer-c.org 0811990176 —————————————————————