MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Beri Bantuan Medis Ke Warga Apartemen Yang Diputus Aliran Air dan Listrik-nya

Jakarta, 27 Rabiul Awwal 1435/29 Januari 2014 (MINA) – Tim kesehatan Medical Emergency Rescue- Committee (MER-C) memberikan bantuan medis kepada warga apartemen Graha Cempaka Mas, Jakarta yang saat ini bersengketa dengan pihak pengembang Duta Pertiwi (grup Sinar Mas).

Aliran listrik dan air pada mereka diputus, sehingga banyak di antara mereka mengalami masalah kesehatan beberapa diantaranya mengalami masalah kesehatan yang serius. Ada pula warga yang jadi korban penganiayaan.

 

Presidium MER-C, Jose Rizal Jurnalis mengatakan pihaknnya memberikan layanan  bantuan kemanusiaan kepada siapa saja yang membutuhkan.”Kami akan selalu konsisten memberi bantuan kemanusiaan kepada siapapun, tapi sama sekali tidak masuk ke dalam ranah konflik yang terjadi,” katanya saat meninjau lokasi, Rabu malam.

“Saat ini warga apartemen ini (Graha Cempaka Mas) tidak memiliki akses listrik dan air untuk kebutuhan hidupnya selama beberapa hari ini. Akibatnya mereka kini membutuhkan bantuan medis karena banyaknya warga yang menderita akibat minimnya pasokan kedua unsur kebutuhan primer itu.

“Ada di antara mereka yang mengalami trauma karena kekerasan fisik, ada anak-anak yang lumpuh dan tidak bisa meninggalkan tempat tinggalnya. Ada juga orang tua yang stroke dan mereka butuh bantuan segera,”papar Jose.

Irawati (72) warga Graha Cempaka Mas yang menderita stroke berharap agar masalah warga dengan pihak pengembang segera selesai agar tidak ada warga yang dirugikan atas beberapa insiden yang terjadi beberapa hari terakhir.” Kasihan kami para orang tua, juga anak anak, mereka harus jadi korban tanpa bisa berbuat banyak,” katanya.

Sementara itu, Veri, warga apartemen yang menjadi korban penganiayaan mengatakan, pihak pengembang harus memberikan hak-hak warga apartemen, seperti listrik, air dan fasilitas lan yang akhir- akhir ini ditahan pengembang.“Air dan listrik adalah hak warga. Itu semua sangat diperlukan untuk kehidupan kami,” katanya.

Warga lainnya, Agnes menyatakan telah melaporkan hal ini kepada Wakil Gubernur, Basuki Cahaya Purnama (Ahok). Namun belum ada tanggapan dari dia maupun pemerintah terkait. “ Saya sudah kirim laporan pengaduan ke pak wakil gubernur, tapi belum ada respon,” ungkapnya.

Mulai Rabu Malam, tim Mer-C menyediakan ambulan dan beberapa tenaga medisnya di lokasi. “Kita akan terus stand by sampai kondisi benar-benar kondusif,”kata Jose Rizal kepada wartawan Mi’raj News Agency (MINA).

“Kita bertugas adalah murni misi kemanusiaan. Kita tidak masuk ke ranah konfliknya. Namun, siapapun yang membutuhkan pertolongan medis, akan berusaha kita bantu, baik dari pihak warga maupun pihak lainnya,”tambahnya.

Apartemen Graha Cempaka Mas terdiri atas  188 unit apartemen dan 161 rukan (rumah kantor). Mereka bersengketa dengan pihak Duta Pertiwi selaku pengembang sejak enam bulan lalu. Puncaknya, pihak pengembang memutus aliran listrik dan air para penghuninya beberapa hari terakhir ini. Warga juga merasakan teror dan ancaman keamanan dari pihak pengembang.(L/P04/IR)

Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/14536-mer-c-beri-bantuan-medis-ke-warga-graha-cempaka-mas.html

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:

Silahkan bertanya?