MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Turunkan Tim Medis dari Medan dan Jakarta untuk Bantu Korban Gempa Aceh

  • Home
  • >
  • Domestik
  • >
  • Aceh
  • >
  • MER-C Turunkan Tim Medis dari Medan dan Jakarta untuk Bantu Korban Gempa Aceh

NAD – Menyusul gempa bumi yang beberapa kali mengguncang Nanggroe Aceh Darussalam, MER-C menurunkan Tim Medisnya dari Cabang Medan dan Pusat Jakarta untuk memberikan bantuan pengobatan bagi para korban. MER-C Cabang Medan, sebagai cabang yang terdekat dengan lokasi gempa, memberangkatkan Tim Medisnya yang terdiri dari 3 perawat dan 1 psikolog ke Aceh pada hari Kamis (4/7). Pada esok lusanya, Sabtu (6/7), MER-C Pusat Jakarta memberangkatkan 5 relawannya ke Aceh yang terdiri dari 3 dokter, 1 perawat bedah dan 1 logistik untuk memperkuat Tim yang sudah berada di lokasi bencana.

Perjalanan dari Medan ke Aceh ditempuh dengan jalur darat menggunakan armada ambulans milik MER-C Cabang Medan. Kondisi jalan yang rusak dan longsor di beberapa titik membuat perjalanan membutuhkan waktu belasan jam bagi Tim MER-C Medan untuk bisa mencapai lokasi bencana. Hal yang sama juga dialami oleh Tim Medis dari Jakarta yang menempuh jalur darat dari Banda Aceh ke lokasi gempa. Meskipun demikian, kedua Tim MER-C khususnya dari Jakarta Minggu siang ini (7/7) dikabarkan sudah tiba di lokasi gempa dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Tim MER-C saat ini berfokus memberikan bantuan medis bagi di Kabupaten Aceh Tengah. Hal ini dikarenakan Kabupaten ini mengalami dampak yang luas akibat gempa. Berdasarkan informasi resmi yang dikeluarkan oleh Bupati Aceh Tengah, gempa melanda 12 kecamatan dari 14 kecamatan di wilayah ini atau sekitar 85,71 %. Jumlah kampung yang mengalami dampak kerusakan akibat gempa mencapai 232 kampung dari 352 kampung yang ada atau sekitar 65,50 %.  Jumlah warga yang mengungsi diperkirakan 5.000 jiwa, belum termasuk warga yang mengungsi di depan atau halaman rumah mereka dengan membuat tenda sederhana.

Tim MER-C Medan sudah mulai membuka posko sejak hari Sabtu (6/7) tepatnya di Kampung Ratawali, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah. Tim dibagi menjadi dua. Tim Pertama memberikan bantuan pengobatan di posko. Tim kedua melakukan mobile clinic dengan menggunakan ambulans untuk mencari wilayah yang belum terjangkau bantuan medis.

Tim MER-C Jakarta yang baru tiba Minggu siang ini (7/7), langsung diarahkan dan dipandu oleh Satkorlak setempat untuk menuju lokasi yang masih terisolir, yaitu di Kampung Jaluk, Kecamatan Ketol. Di kecamatan ini tercatat, sebanyak 31 kampung terkena dampak gempa.

Selain memberikan bantuan pengobatan, Tim MER-C juga akan melakukan pendataan korban gempa yang memerlukan penanganan lebih lanjut, yaitu operasi bedah tulang. Apabila dibutuhkan, MER-C akan mengirimkan Tim lanjutan berupa Tim Bedah.

Bagikan:

Silahkan bertanya?