Ratusan Warga Aceh Utara Terima Layanan Kesehatan Gratis MER-C
Pada Senin (29/12), tim MER-C menggelar mobile clinic di Desa Rawang Itiek, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Tercatat sebanyak 218 warga menerima pelayanan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kasus penyakit terbanyak yang ditemui meliputi dermatofitosis dan penyakit kulit lainnya, gangguan neuromuskuloskeletal, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan saluran cerna (gastrointestinal), serta hipertensi. Mobile clinic ini dilakukan oleh tim relawan medis yang terdiri dari tiga tenaga kesehatan, yakni dr. Nurul Gina Fadlillah, dr. Dita Ayu Dewi Laras Sati, serta perawat Bustomi. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Kebutuhan Medis di Aceh Tamiang Masih Tinggi, Layanan Kesehatan MER-C Terus Berlanjut

Aceh Tamiang – Layanan kesehatan gratis MER-C melalui program mobile clinic di Aceh Tamiang terus berlanjut di tengah kebutuhan medis yang masih tinggi. Risiko berbagai penyakit masih mengintai para penyintas banjir, sementara akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah masih sulit. Di beberapa lokasi, tim MER-C biasanya melayani hingga ratusan pasien. Tim MER-C di Aceh Tamiang pada Minggu (28/12) kembali bergerak memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor. Sebanyak 54 warga Desa Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, mendapatkan pelayanan medis. Keluhan terbanyak yang ditemukan di antaranya hipertensi, myalgia, dan dispepsia. Program mobile clinic MER-C terus dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terisolasi, agar warga tetap memperoleh akses layanan kesehatan di tengah kondisi pascabencana yang belum sepenuhnya pulih. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/Ugkx1WiBPby7GtNjkb4j6gTGd4WaFeZunFbj?si=Ptnnrad4LKlbADAx ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Hadiri Apel Satgas Kemendagri untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Aceh – Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menghadiri Apel Pembukaan Tim Satuan Tugas Kementerian Dalam Negeri (Satgas Kemendagri) untuk percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Provinsi Aceh, Senin (5/1). Apel yang berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Dalam kesempatan tersebut, Ira Hadiati menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan MER-C sejak awal bencana hidrometeorologi melanda Sumatra. Ia juga berdiskusi dengan Pusat Krisis (Puskris) Kementerian Kesehatan terkait penanganan pascatanggap darurat di wilayah terdampak. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/Ugkx_WDyK2BzcCDHeYpRiVyNWm2SwvXZQVMa?si=JLZEGlaNN4ZpJfvX ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Tim Medis MER-C Terus Bergerak Menyisir Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

Aceh — Sejak awal bencana banjir dan tanah longsor melanda Sumatra, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) langsung bergerak cepat dengan mengirimkan relawan serta menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan. Hingga kini, tim medis MER-C di Aceh masih terus bergerak menyisir wilayah-wilayah terdampak bencana guna memastikan para penyintas mendapatkan pelayanan kesehatan. Pada Sabtu (27/12), tim MER-C bergerak ke Desa Lok Beuringen dan Desa Lok Merebo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Dalam kegiatan tersebut, tim melayani sebanyak 245 pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dermatofitosis dan penyakit kulit lainnya, dispepsia, mialgia, serta hipertensi. Kehadiran tim medis MER-C di tengah para penyintas diharapkan dapat membawa harapan serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Banyak Wilayah Terisolir, Bantuan MER-C untuk Warga Aceh Diangkut Becak

Aceh – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Selasa (2/12) kembali menyalurkan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Aceh. Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, mengatakan bantuan berupa beras, mi instan, dan biskuit disalurkan langsung ke rumah-rumah warga di Desa Bayu dan Lancok, Aceh Utara, yang hingga kini belum menerima bantuan. “Transportasi harus menggunakan truk dari Lhokseumawe ke Bayu, Aceh Utara. Setelah itu, bantuan diantarkan ke rumah-rumah warga dengan becak,” ujar Ira. Sebelumnya, pada Senin (1/12), MER-C juga telah menyalurkan bantuan sembako bekerja sama dengan Dayah Zurriyatul Qur’ani Al-Ma’arif (ZQA). Bantuan tersebut diolah di dapur umum sebelum dibagikan kepada warga terdampak banjir di Aceh. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/Ugkx1DE_sPEsbmZ2hN7Ofbf_zWtifh30WQUN?si=N7HTZdetIqPW2sR7 ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Tim MER-C untuk Banjir Sumatera Utara: Banyak Desa di Tapanuli Belum Tersentuh Bantuan

Medan – Tim MER-C untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra Utara mengatakan bahwa masih banyak desa di wilayah Tapanuli yang belum mendapatkan bantuan akibat sulitnya akses ke lokasi. “Masih banyak desa-desa yang belum tersentuh sama sekali. Bahkan belum bisa diakses. Listrik masih mati, kadang hidup hanya sebentar. Air PDAM juga belum berfungsi,” ujar dr. M. Malik Abdillah Siregar, Rabu (3/12). Ia menjelaskan tim telah melakukan koordinasi dengan BPBD, yang saat ini juga kewalahan dan kekurangan makanan, sehingga bantuan pangan masih menjadi prioritas utama. Selanjutnya tim akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat terkait informasi pelayanan kesehatan, serta assesment ke sejumlah wilayah lainnya yang masih terisolasi. Tim MER-C Medan yang bertugas di Tapanuli terdiri dari tiga dokter, dua perawat, satu mahasiswa kedokteran, satu mahasiswa keperawatan, serta dua relawan logistik. Selain obat-obatan dan perlengkapan medis, tim juga membawa bantuan berupa biskuit, mi instan, diapers anak dan dewasa, serta pembalut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Berangkatkan Tim Medis Lanjutan untuk Penanganan Banjir di Aceh dan Sumbar

Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Selasa (2/12) mengerahkan tim medis lanjutan untuk memperkuat penanganan korban banjir di Padang, Sumatra Barat, dan di Aceh. Tiga relawan dari Jakarta akan bergabung dengan MER-C Padang, sementara satu relawan dari MER-C Mataram dan tiga relawan MER-C Yogyakarta diberangkatkan ke Aceh. “Kami dari tim MER-C Jakarta saat ini akan bergerak ke Sumatra Barat, tepatnya ke Malalak, Kabupaten Agam, untuk memberikan bantuan medis maupun non-medis,” ujar dr. Muhammad Reza Saputra, Sp.OT. Malalak merupakan salah satu kampung yang saat ini terisolasi. Jika diperlukan, tim akan menetap selama 4–5 hari untuk memberikan layanan medis. Setelah itu, tim juga akan menuju Palembayan, wilayah lain yang terdampak cukup parah. “Fokus utama MER-C adalah bantuan medis. Namun pada minggu pertama, ketika kami melakukan assessment, kebutuhan mendesak warga biasanya mencakup kebutuhan dasar. Karena itu kami juga membawa sembako, selimut, dan pakaian untuk 100 keluarga,” kata dr. Reza. Misi ini direncanakan berlangsung selama satu minggu. Jika situasi lapangan masih memerlukan dukungan tambahan, MER-C siap mengirimkan tim berikutnya. Berdasarkan penilaian tim MER-C di lapangan, tantangan saat ini adalah banyaknya akses jalan yang terputus. Untuk itu, tim telah menyiapkan motor trail agar dapat menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi. MER-C Cabang Aceh, Medan, dan Padang telah bergerak sejak awal bencana terjadi. Pengiriman tim lanjutan ini diharapkan memperluas jangkauan layanan serta memastikan lebih banyak korban dapat ditangani. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Medan Bergerak ke Tapanuli, Sempat Terhambat Antrean BBM

Medan – MER-C Cabang Medan pada Senin (1/12) memberangkatkan tim untuk membantu penanganan banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Perjalanan tim sempat terhambat akibat kemacetan panjang yang dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sumatera Utara. “Kami yang menuju Tapanuli Tengah sudah menempuh 11 jam perjalanan dan belum sampai karena sebelumnya terjebak kemacetan panjang akibat antrean BBM yang langka di Sumatera Utara,” ujar salah satu relawan, dr. M. Malik Abdillah Siregar. Tim yang berangkat terdiri dari tiga dokter, dua perawat, satu mahasiswa kedokteran, satu mahasiswa keperawatan, serta dua relawan logistik. Selain obat-obatan dan perlengkapan medis, tim juga membawa bantuan berupa biskuit, mi instan, diapers anak dan dewasa, serta pembalut. Sejak pekan lalu, MER-C Medan telah turun ke sejumlah wilayah terdampak banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan dan menyalurkan bantuan. Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, tim juga menggelar mobile clinic ke berbagai titik pengungsian. Sebelumnya, tim MER-C Medan juga menghadapi kendala transportasi akibat kelangkaan BBM. Hampir seluruh SPBU dipadati antrean panjang, sementara sebagian lainnya tutup. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh

Aceh – MER-C pada Senin (1/12) menyalurkan bantuan berupa sembako untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh. Bekerja sama dengan Dayah Zurriyatul Qur’ani Al-Ma’arif (ZQA), bantuan tersebut akan diolah di dapur umum untuk kemudian dibagikan kepada warga terdampak. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, mi instan, minyak goreng, biskuit, gula, dan kopi. Di tengah kelangkaan BBM, distribusi bantuan bahkan harus dilakukan menggunakan becak. Hingga hari ini, Koordinator MER-C Aceh juga berkoordinasi dengan SAR untuk pemberangkatan relawan melalui jalur laut ke wilayah yang masih terisolir. Koordinasi turut dilakukan dengan Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Munawar, Sp.OG(K), Pusat Krisis Kesehatan, serta RSUD dr. Zainoel Abidin, di Kantor Dinkes Provinsi Aceh. “Dinkes membuka posko pusat informasi mengenai kondisi kesehatan dan layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit di kabupaten/kota terdampak Bencana Hidrometeorologi Aceh,” ujar Ira. “MER-C diharapkan dapat segera menurunkan tim medis guna membantu penanganan korban di lokasi yang masih terisolir,” tambahnya. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxkWYFlewpUKzaFrOY-lv6JaAx1hZanlCS?si=oT2PVE0wEa4WrCnp ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Aceh Perkuat Koordinasi Penanganan Banjir Bersama Lembaga Daerah

Aceh – Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, pada Sabtu (29/11) melakukan koordinasi dengan sejumlah lembaga penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, termasuk Satgas Bencana Pemerintah Provinsi Aceh, BPBD, dan Dinas Kesehatan Aceh. BPBD, Dinas Kesehatan Aceh menyambut positif langkah MER-C turut terlibat dalam penanganan bencana. Pemerintah Provinsi Aceh melalui Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana, Murtahalamuddin, mempersilakan MER-C untuk ikut memantau perkembangan daerah terdampak. Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Kolonel Nav Sudaryanto, S.M., memberi izin bagi MER-C untuk bergabung dalam pemberangkatan tim ke sejumlah wilayah terisolasi yang hanya dapat dijangkau menggunakan helikopter. Ira menyampaikan bahwa akses ke banyak titik di Aceh saat ini terputus total, sehingga satu tim tidak mungkin menjangkau seluruh wilayah terdampak. Ia menambahkan bahwa masyarakat di berbagai lokasi pengungsian sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa makanan, logistik harian, serta BBM yang mulai langka. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra