Siaran Pers : Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Bismillahirrahmanirrahim Dengan memohon rahmat Allah SWT, MER-C segera mengupayakan pembukaan darurat Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina. Untuk program pembukaan darurat ini, dialokasikan dana sebesar 23 M Rupiah, dari jumlah donasi rakyat Indonesia untuk pengadaan alat kesehatan RS Indonesia per 1/7 – 17/7 yang telah mencapai Rp 37.216.328.050,-. Sementara itu donasi untuk kemanusiaan Gaza per 1/7 – 17/7 telah mencapai Rp 6.800.068.055,-. Relawan MER-C di Gaza pun mengabarkan bahwa rakyat dan pemerintah di Gaza mengharapkan RS Indonesia dapat segera beroperasi karena bagian utara Gaza merupakan daerah yang memakan korban terbanyak akibat agresi militer Israel. Insha Allah, pembukaan darurat ini akan mengoperasikan unit-unit sebagai berikut: 1. Unit IGD dan kamar tindakan beroperasi maksimal. 2. Unit ICU beroperasi dengan 10 bed dengan 5 ventilator. 3. Poliklinik beroperasi maksimal. 4. Laboratorium beroperasi maksimal. 5. Radiologi, hanya dilengkapi X-Ray portable/mobile. 6. Kamar bedah, beroperasi 1 kamar (dari kapasitas 4 kamar). 7. Unit Rawat Inap beroperasi dengan 50 bed. MER-C juga saat ini sedang menyiapkan tim bedah untuk diberangkatkan ke Gaza sambil menunggu adanya hasil dari koordinasi dengan KBRI di Mesir dan kedutaan besar Mesir di Jakarta. Tim akan diberangkatkan dalam rangka memberi bantuan gawat darurat medis selain berkoordinasi dengan SDM medis yang ada di Gaza untuk bersama-sama melakukan pengobatan di RS Indonesia. Untuk bantuan kemanusiaan, alhamdullilah pada 14/7, 16/7 dan 17/7 relawan MER-C di Gaza telah menyalurkan sebagian donasi dari rakyat Indonesia berupa sembako dan santunan uang tunai kepada rakyat Gaza. Mereka mengirim salam kepada Indonesia ketika donasi disampaikan, seraya berdoa semoga Allah senantiasa memberi keberkahan. Inshallah donasi akan terus diupayakan pelaksanaannya oleh relawan MER-C di Gaza. Semoga ini dapat menjadi amal baik yang mempersatukan hati rakyat Indonesia dan Palestina, sebagai bukti bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas dan jarak. Mohon doa agar damai tiba di Palestina, dan agar ke 19 relawan MER-C di Gaza selalu berada dalam perlindungan Allah SWT. Donasi untuk amanah kemanusiaan Gaza: BSM 700.2905.803 BCA 686.033.5555 Mandiri 124.000.375375.4 A/n. Medical Emergency Rescue Committee Donasi alat kesehatan RS Indonesia di Gaza: BCA 686.0153678 BSM 700.1352.061 BNI Syariah 08.111.929.73 BRI 033.501.0007.60308 BMI 301.00521.15 Mandiri 124.0008111925 An Medical Emergency Rescue Committee Jakarta, 18 Juli 2014 Divisi Humas MER-C
Donasi Mengalir, RS Indonesia Segera Dibuka Darurat

Terus bertambahnya korban sipil akibat agresi Zionis di Jalur Gaza menimbulkan keprihatinan luas di berbagai kalangan. Liputan oleh media massa telah mendorong antusiasme masyarakat untuk mengulurkan tangan membantu Palestina. Ditambah suasana Ramadhan, sepertinya memang sudah digariskan bagi rakyat Indonesia untuk membantu Palestina. Hingga Selasa (15/7) donasi yang terkumpul telah mencapai Rp 31.991.462.488 untuk alat kesehatan dan lebih dari Rp 5.454.607.082 untuk amanah kemanusiaan . Rapat tim dokter dan pengadaan alat kesehatan RS Indonesia memutuskan untuk segera mengoperasikan RS ini dari jadwal semulanya yaitu Desember 2014 dikarenakan semakin bertambahnya korban jiwa dan cedera penduduk sipil, dan karena RS lain di Jalur Gazapun kewalahan menerima aliran korban. Stok obat dan alat medis di jalur Gaza juga dilaporkan terus menipis. Pembukaan awal ini akan mengoptimalkan fungsi Unit Gawat Darurat, Poliklinik, ICU, dan beberapa ruang bedah. Diharapkan RS Indonesia bisa bekerja pada kapasitas 50% dari total kemampuannya. Walaupun bangunan RS Indonesia mengalami kerusakan pada jendela Dan plafon akibat guncangan rudal yang dilontarkan Israel tidak jauh dari lokasi RS Indonesia, secara umum unit-unit yang tersebut di atas dapat difungsikan di RS Indonesia sesegera mungkin. Besar harapan kami bahwa ke depan akan terkumpul total donasi sebesar Rp 65M agar RS Indonesia bisa beroperasi secara sempurna. Dalam waktu dekat Inshallah MER-C akan memberangkatkan tim bedah yang terdiri dari dokter spesialis orthopedi dan traumatologi, dokter spesialis bedah, dokter spesialis anestesi, perawat bedah dan perawat ICU untuk bekerja di unit yang telah dibuka. MER-C akan bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan Gaza untuk memobilisasi SDM kesehatan dari RS lain di Jalur Gaza untuk ditempatkan di RS Indonesia. Semoga Allah terus menggerakkan hati rakyat Indonesia untuk mewujudkan RS Indonesia sehingga bersama-sama kita dapat menyelamatkan rakyat Palestina. Teriring salam dari ke 19 relawan Indonesia yang berada di Gaza saat ini, yang berkat doa tulus dari semua, sampai saat ini berada dalam keadaan sehat wal afiat. Terima kasih kami ucapkan kepada para donatur dan seluruh rakyat Indonesia atas kepercayaan dan donasi yang telah diberikan untuk Gaza melalui Lembaga MER-C, semoga menjadi salah satu catatan amal baik bersama bangsa Indonesia. Donasi untuk amanah Kemanusiaan Gaza: BSM, 700.2905.803 BCA, 686.033.5555 Mandiri, 124.000.375375.4 An Medical Emergency Rescue Committee Donasi alat Kesehatan RS Indonesia di Gaza BCA, 686.0153678 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 08.111.929.73 BRI, 033.501.0007.60308 BMI, 358.000.1720 Mandiri, 124.000.811192.5 An Medical Emergency Rescue Committee
Siaran Pers : DEDIKASI RAKYAT INDONESIA UNTUK GAZA – PALESTINA

Jakarta 11/7 Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengadakan konferensi pers di kantor pusat MER-C di bilangan Kramat, Jakarta Pusat. Konferensi Pers yang dihadiri oleh Ketua Presidium Dr. Henry Hidayatullah dan dua orang Presidium Dr. Jose Rizal Jurnalis dan Dr Arief Rachman mengeluarkan siaran pers mengenai agresi militer Israel yang dilakukan di wilayah Gaza, Palestina. Untuk hal tersebut, Dr Henry Hidayatullah mengatakan bahwa MER-C mengutuk dan menuntut dihentikannya agresi yang dilakukan Israel terhadap rakyat Gaza serta meminta agar Mesir dapat mempermudah jalur keluar-masuk bantuan bagi warga Gaza. Tercatat, sambung Dr Henry, hingga pagi tanggal 11 Juli 2014. Agresi tersebut sudah mensyahidkan 92 orang dan melukai 650 orang lainnya. Lebih lanjut lagi Dr Henry mengatakan bahwa Rumah Sakit Indonesia yang telah tegak berdiri belum bisa beroperasi karena terkendala alat kesehatannya yang belum memadai dan sedang menggalang dana untuk hal tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa besar harapan RS Indonesia di Gaza dapat melakukan soft launching secara bertahap serta memberikan rumah sakit tersebut pada pemerintah di Gaza untuk digunakan bagi keperluan rakyatnya. Sementara itu Dr Jose Rizal menambahkan bahwa agresi Israel terhadap Gaza merupakan hal yang inkonstitusional. Ia juga mengatakan untuk bahwa instalasi alat kesehatan di Rumah Sakit Indonesia sudah siap, hanya tinggal menunggu pembelian alat-alat kesehatan bilamana dana sudah terkumpul. Lebih lanjut, pada Konferensi Pers yang dihadiri oleh pewarta berita dari televisi, media cetak dan online ditampilkan siaran langsung melalui skype dengan Ir. Nur Ikhwan Abadi dari divisi konstruksi RS Indonesia di Gaza. Nur Ikhwan menjelaskan bahwa hingga waktu setempat, agresi militer Israel telah menewaskan 98 orang dan 670 luka-luka. Ia juga menambahkan bahwa Presiden Mahmoud Abbas mengatakan bahwa Israel akan segera melakukan agresi darat yang tentunya akan menewaskan lebih banyak lagi warga sipil. Presiden Mahmoud Abbas, lanjutnya, juga menegaskan agar pihak Israel dan pejuang lokal untuk tidak melanjutkan serangan, namun faktanya tetap Israel membombardir ratusan serangan dalam satu hari saja. Tambahan lagi, korban yang berjatuhan banyak yang berada di Gaza bagian utara dan terapat kurang lebih 20 korban yang terdiri dari wanita dan anak-anak. Terkait Kondisi di Gaza, apabila serangan terus berlanjut maka MER-C akan mengirimkan tim bedah ke jalur Gaza, Palestina. Berikut isi lengkap siaran pers MER-C Siaran Pers /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} DEDIKASI RAKYAT INDONESIA UNTUK GAZA – PALESTINA Tercatat sampai pagi ini (11/7), agresi militer Israel yang dilakukan terhadap Gaza sejak 6 Juli 2014 telah mensyahidkan tidak kurang dari 92 orang dan 650 orang luka-luka, menghancurkan 105 rumah warga dan gedung institusi pemerintah. Sementara itu, Rumah Sakit Indonesia mengalami kerusakan akibat guncangan dari ledakan rudal di lokasi yang berjarak sekitar 30 m dari Rumah Sakit Indonesia (10/7). MER-C mengutuk dan menuntut dihentikannya agresi yang dilakukan Israel terhadap rakyat Gaza, meminta agar Mesir dapat segera mempermudah jalur keluar-masuk bantuan bagi warga Gaza, serta mengajak semua orang yang cinta kemanusiaan untuk melakukan aksi, memberikan dukungan serta memohonkan doa demi terciptanya situasi aman di Gaza, dan demi keselamatan ke 19 relawan MER-C yang saat ini bekerja menunaikan amanah di Gaza untuk menyampaikan sumbangan dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina dalam bentuk Rumah Sakit Traumatologi dan Rehabilitasi. Alhamdulillah, saat ini bangunan Rumah Sakit Indonesia sudah rampung. MER-C masih menggalang dana sebedar 65 miliar rupiah untuk pengadaan alat kesehatan agar RS Indonesia dapat segera beroperasi, sehingga ke depan, akan ada lebih banyak warga yang tertolong, terutama mereka yang bertempat tinggal dekat dengan perbatasan Gaza-Israel. Saat ini juga relawan MER-C sedang mengupayakan untuk melaksanakan empat program di Gaza yaitu: 1. Memberikan bantuan sembako untuk korban agresi Israel 2. Memberikan bantuan sembako untuk keluarga dhuafa 3. Memberikan iftaar (makanan untuk berbuka puasa) bagi anak yatim Gaza 4. Memberikan iftaar bagi keluarga dhuafa Total donasi yang masuk untuk amanah Alat Kesehatan RS Indonesia di Gaza per 1 – 11 Juli 2014 Rp 7.643.910.082,-. Sementara total donasi yang masuk untuk amanah Kemanusiaan Gaza per 1 – 11 Juli 2014 Rp 597.021.921,- dimana sebesar 200 juta rupiah sudah dialokasikan untuk melaksanakan keempat program di atas. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi rakyat Palestina, dan bagi semua orang yang membelanya, amin. Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai situasi di Gaza dapat menghubungi relawan MER-C cabang Gaza di bawah ini: Ir. Nur Ikhwan Abadi (+972592892939) Muqarrabin al Fikri (+972599611877) Muhammad Husein (+972592723956) Donasi untuk amanah kemanusiaan Gaza: BSM 700.2905.803 BCA 686.033.5555 Mandiri 124.000.375375.4 An Medical Emergency Rescue Committee Donasi alat kesehatan RS Indonesia di Gaza: BCA 686.0153678 BSM 700.1352.061 BNI SYARIAH 08.111.929.73 BRI 033.501.0007.60308 BMI 301.00521.15 Mandiri 124.0008111925 An Medical Emergency Rescue Committee Jakarta, 11 Juli 2014 Divisi Humas MER-C
INDONESIA SANGAT PEDULI PERJUANGAN PALESTINA

Jakarta, 5 Ramadhan 1435/3 Juli 2014 (MINA) – Dr. Teuku Faizasyah, Staf Ahli Presiden urusan Hubungan Internasional, mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat peduli terhadap perjuangan bangsa Palestina untuk mencapai kemerdekaannya. “Sesuai amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia sangat respek dan peduli terhadap perjuangan bangsa Palestina dalam mencapai kemerdekaanya,” ujar Faizasyah saat menerima delegasi utusan dari beberapa lembaga keislaman dan kemanusiaan di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (3/7) Lembaga tersebut adalah Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Aqsa Working Group (AWG), Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah se-Indonesia, Shuffah Al-Quran Abdullah bin Mas’ud dan Mi’raj News Agency (MINA). Menurut Faizasyah komitmen tersebut hendaknya dilanjutkan oleh estafet presiden berikutnya sesuai amanat konstitusi. Ia menambahkan, kepedulian terhadap Palestina bukan hanya bagian dari politik luar negeri bebas aktif pemerintah saja. Akan tetapi masyarakat juga dapat berkontribusi. “Karenanya saya juga sangat bersyukur dan mengapresiasi upaya masyarakat Indonesia dalam pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza,” ujarnya. Dukungan Pemerintah Indonesia dinyatakan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas, antara lain peran aktif Indonesia saat menggalang dukungan dari anggota negara sahabat untuk mendukung keanggotaan Palestina di PBB. Presidium MER-C dr. Joserizal Jurnalis dalam dialog tersebut mengatakan, bahwa keberadaan RS Indonesia di Jalur Gaza merupakan bentuk simpati dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Palestina. Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, K.H. Yakhsyallah Mansur mengatakan, secara akidah sebagai Muslim membantu saudaranya dan manusia pada umumnya merupakan bagian dari perwujudan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. (L//P04/R1/EO2). Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/indonesia-sangat-respek-terhadap-perjuangan-palestina-2
RELAWAN INDONESIA DI GAZA LAKUKAN JIHAD PROFESIONAL

Relawan Indonesia di Jalur Gaza mengadakan telekonferensi dengan Presidium MER-C di Jakarta, Rabu malam (2/7) waktu Indonesia. Jakarta, 5 Ramadhan 1435/ 3 Juli 2014 (MINA) – Relawan Indonesia di Jalur Gaza sedang melaksanakan amanah jihad profesional membangun Rumah Sakit Indonesia, ujar Presidium MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) dr. Joserizal Jurnalis di Jakarta, Rabu malam (2/6). Joserizal dalam pesannya pada telekonferensi Jakarta-Gaza kepada 15 relawan yang baru tiba di Jalur Gaza mengatakan, mereka bukan sekedar relawan konstruksi sebuah rumah sakit, namun juga merupakan duta rakyat Indonesia yang peduli terhadap saudaranya di negeri penuh berkah itu. “Karena itu, laksanakan amanah umat dengan baik, ikhlas, sungguh-sungguh, fokus, dan jadilah pemersatu umat,” ujarnya. Menurutnya, fokus terhadap perjuangan Palestina dan Al-Aqsha di dalamnya, merupakan misi bersama seluruh elemen, tokoh dan umat Islam, serta masyarakat dunia, atas nasib satu-satunya negeri terjajah hingga saat ini. “Untuk itu, melalui wujud karya nyata amal sholeh berupa Rumah Sakit, untuk memenuhi keperluan pengobatan sekitar 1,7 juta warga Gaza, sangatlah diperlukan warga setempat,” papar Jose. Pada tahap ini, RS Indonesia di Gaza sedang memerlukan alat kesehatan senilai sekitar 65 miliar rupiah. MER-C berusaha menggalang infaq dan shadaqah rakyat Indonesia yang hendak menitipkan hartanya untuk memenuhi peralatan kesehatan tersebut. “Desember akhir tahun ini diharapkan RS Indonesia beserta perlengkapannya diharapkan sudah bisa diserahkan kepada pemerintah dan warga Gaza, ” demikian Joserizal menambahkan. (L/R1/EO2). Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/relawan-indonesia-di-gaza-lakukan-jihad-profesional
Gaza Under Attack!: 10 Luka-luka

Gaza – Gaza kembali diserang. Demikian laporan dari Ketua MER-C Cabang Gaza, Moqorrobin Al Fikri yang diterima MER-C Pusat Jakarta pagi ini. Setidaknya lebih dari 15 kali terhitung suara-suara bom rudal dari F16 Israel yang sangat keras, tepatnya di Baithanun, sebelah utara Jalur Gaza. Getarannya juga terasa sangat kuat hingga ke Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Bait Lahiya, bersebelahan dengan Baithanun. Hingga saat ini menjelang sahur di Gaza, serangan-serangan masih terus berlangsung. Total korban luka-luka dikabarkan sudah mencapai 10 orang dan dilarikan ke Rumah Sakit Kamal Udwan. Saat ini terdapat 19 orang relawan Indonesia di Gaza, yang tinggal di bangunan RS Indonesia untuk penyempurnaan bangunan induk RS Indonesia dan mengawal pengadaan Alat Kesehatan serta interior ruangan rumah sakit yang dibangun atas donasi dari rakyat Indonesia. Mohon do’anya untuk keselamatan warga Gaza dan para relawan. Mari bantu Pengadaan Alat Kesehatan untuk RS Indonesia di Gaza, Palestina agar Rumah Sakit ini dapat segera berfungsi dan memberikan pertolongan bagi saudara-saudara kita di Palestina: •BNI SYARIAH, 08.111.929.73 •Mandiri, 124.0008111925 •BCA, 686.0153678 •BSM, 700.1352.061 •BRI, 033.501.0007.60308 •BMI, 301.00521.15 An. Medical Emergency Rescue Committee
ROKET PEJUANG GAZA HANCURKAN PABRIK ISRAEL, 4 ORANG LUKA LUKA

Dua roket yang ditembakkan oleh pejuang Gaza, Sabtu (28/6) sore menghancurkan sebuah pabrik dan menimbulkan kebakaran besar di kota Sadirot selatan Palestina, sementara sebuah roket lainnya menghantam area terbuka, media setempat melaporkan sejauh ini 4 orang warga Israel luka luka. Kepulan asap dan cahaya putih pabrik Israel yang terbakar tersebut terlihat hingga ke lokasi RS Indonesia yang berjarak hanya 2,5 km dari perbatasan. Hingga Ahad (29/6) dini hari, terdengar beberapa ledakan tak jauh dari lokasi RS Indonesia. Alhamdulillah semua relawan MER-C dalam kondisi baik.
Kami Percaya Rakyat Indonesia

Berikut petikan wawancara dengan Dr. Mufeed Al Mukhallalati (Alm) yang dimuat di Harian Republika edisi Jumat 28 Maret 2014,hal 27, “Kami Percaya Rakyat Indonesia” Wawancara dengan Menteri Kesehatan Pemerintah Otoritas Palestina di Jalur Gaza, Mofeed M Mokhallalati. Bagaimana pendapat Anda tentang pembangunan rumah sakit ini? Saya senang sekali bisa bertemu dengan Anda sebagai audara dan keluarga kami, rakyat Indonesia yang bercermin dari usaha MER-C. Saya berbicara dari Gaza, Palestina dari tempat yang menjadi bagian dari Maitulmaqdis supaya rakyat Indonesia tahu bahwa kami sekarang tinggal di Gaza dalam keadaan yang sulit sekali karena blockade atas negeri kami oleh Israel. Dan karena itulah, kami di Kementrian Kesehatan pemerintahan di Gaza memandang positif pembangunan Rumah Sakit Indonesia di daerah Utara Gaza. Kami menilai seperti itu karena Indonesia dating dengan bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza dengan berbagai tantangan. Rumah sakit ini sangat penting karena berada di daerah utara Gaza yang menjadi daerah perbatasan yang terus-menerus mendapatkan serangan dari zionis Israel. Kami sangat berterima kasih. Apalagi saya tahu bahwa rumah sakit itu juga sekaligus menjadi rumah sakit bedah. Setelah rampung, rumah sakit ini akan mampu memberikan layanan kepada rakyat Gaza di daerah yang rawan dari serangan Israel ini, terutama terkait tindakan bedah. Untuk pengelolaan oleh Palestina, apa persiapannya? Kami dari Kemenkes Palestina menunggu dengan penuh kesabaran rampungnya rumah sakit ini sampai nanti kami bisa mengelola dan mengoperasikannya. Salah satu poin kesepakatan dengan MER-C adalah bahwa MER-C melakukan pengumpulan sumbangan dari rakyat Indonesia dan membangun gedung rumah sakit ini. Kini gedungnya hampir selesai dan sekarang sudah pada tahap penyempurnaan akhir. Kesepakatan lainnya, yakni rumah sakit nantinya akan dilengkapi dengan bebagai macam alat dan perlengkapan, lalu akan diserahterimakan kepada rakyat Palestina, kepada kementrian Kesehatan , untuk dioperasikan. Kami di sini menunggu serah terimanya dengan sabar, sampai nanti kami bisa melakukan kegiatan medis, perawatan, pengobatan, dan administrasi langsung setelah diserahkan. Pesan dari kami jelas buat rakyat Indonesia yang telah menyumbang dan juga buat penggagas rumah sakit, yaitu MER-C Indonesia. Bahwa, rumah sakit yang yang megah ini akan dikelola dengan baik dan harta yang di sumbangkan tak akan sia-sia. Saya yakinkan dengan penuh tanggung jawab bahwa kemenkes Palestina sudah dalam kesiapan penuh untuk langsung menjalankan kegiatan rumah sakit, seperti medis, perawatan, administrasi, dan berbagai kegiatan lainnya setelah seluruh proses penyempurnaan dan pengadaan alat-alat yang diperlukan selesai. Apa pesan Anda untuk rakyat Indonesia? Pesan untuk saudara kami di Indonesia adalah pesan cinta. Terima kasih dan penghargaan dari rakyat Palestina di Gaza atas usaha yang besar dan sumbangan yang berharga yang mana tanpa usaha dan sumbangan tersebut rumah sakitnya niscaya jauh dari selesai. Saya katakan apa yang telah disumbangkan tidak akan sia-sia. Yang kalian sumbangkan wahai saudaraku akan menjadi rumah sakit yang mencatat nama kalian. Proyek seperti ini merupakan sedekah jariyah karena akan berguna terus-menerus bagi banyak orang. Nanti para pasien bisa berobat, akan banyak nyawa yang bisa diselamatkan. Rumah sakit ini juga merupakan dukungan nyata rakyat Indonesia untuk perjuangan rakyat Palestina karena kami meyakini dan bahwa Anda sekalian rakyat Indonesia mencintai palestina dari hati yang paling dalam. Terima kasih atas semua yang sudah Anda sumbangkan untuk rakyat Palestina, Al Aqsa, dan Yerusalem, termasuk juga untuk Gaza. Gaza adalah bagian dari Palestina dan berada di seberang Baitul Maqdis. Maka, kami ucapkan selamat bagi semua yang menyumbang untuk proyek medis yang besar ini, yang pasti yang memainkan peran penting bagi perjuangan rakyat palestina yang kalian cintai. Apa harapan Anda ke depan? Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia. Saya yakin realisasi proyek ini merupakan permulaan bagi adanya dukungan dari pemerintah, rakyat dan organisasi-organisasi di Indonesia bagi perjuangan penduduk Palestina dan Gaza khususnya. Saya yakin rakyat dan organisasi-organisasi di Indonesia tidak akan ragu untuk meneruskan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina yang membutuhkan dukungan dari Indonesia dan dunia islam semuanya. Tanpa dukungan dari Anda sekalian niscaya Al Aqsa dan Palestina selalu dalam keadaan bahaya. Kami juga berharap seluruh kaum muslimin dan bangsa-bangsa yang merdeka supaya terus mengalirkan dukungan bagi perjuanganrakyat Palestina dan melakukan intervensi-intervensi hingga rakyat ini bisa mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan menjadi negara Palestina yang beribu kota di Yerusalem dengan seizing Allah. Yoebal Rasyid (wawancara dilakukan dengan wartawan TV One dengan bantuan relawan MER-C Muhammad Husein) Sumber : Republika, Jumat 28 Maret 2014, hal 27
Selamat Jalan Sahabat Kami, dr. Mufeed Mukhallalati

Gaza – Dr. Mufeed Al Mukhallalati, mantan Menkes Palestina di Jalur Gaza tutup usia akibat serangan jantung, Senin (23/6) subuh. Mendengar berita duka tersebut, empat relawan MER-C yang sedang bertugas di Jalur Gaza langsung melakukan takziyah dan menyolatkan almarhum hingga mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir bersama tokoh dan warga Gaza. “Jenazah disholatkan di Masjid Palestin, kota Gaza, diimami oleh Ismail Haniya dan dimakamkan di pemakaman umum syuhada di Shaikh Ridwan,” ujar Ir. Nur Ikhwan, salah satu relawan MER-C di Gaza. Segenap Keluarga Besar MER-C mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepergian Dr. Mufeed Al Mukhallalati. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di surga-Nya. Dr. Mufeed Al Mukhallalati diangkat menjadi Menkes Palestina di Gaza pada tahun 2012, menggantikan dr. Baseem Naim. Pada bulan Oktober 2012, Tim MER-C dari Jakarta berkesempatan bersilaturahmi dengan pria yang sangat santun dan baik ini. Terucap harapannya saat itu adalah semoga Rumah Sakit Indonesia cepat selesai dan diserahkan kepada rakyat Palestina di Gaza.
Kehilangan 3 Prajuritnya, Israel Gempur Jalur Gaza

t-align: justify;”> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} Jalur Gaza – Pagi ini pukul 04.01 wib, Relawan RS Indonesia yang juga merupakan Ketua MER-C Cabang Gaza, Moqorrobin Alfikri mengabarkan bahwa F16 dan apache saat ini sedang menggempur Jalur Gaza, Palestina. Suara dan getarannya terasa hingga RS Indonesia, tempat para relawan Indonesia yang saat ini berjumlah 4 orang berada. Serangan ini menyusul hilangnya tiga tentara Israel yang telah dinyatakan hilang sejak pada hari Jum’at (13/6) pukul 14.00 waktu tepi Barat. Ketiga tentara itu bernama Yakob Nafatiala bin Rihal Daborah, Jilad Mikhail bin Beytajlim, dan Iyal bin Ayres Tasyurah. Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu segera mengadakan pertemuan darurat terkait hal ini. Menteri Luar Negeri AS John Kerry pun langsung menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta bantuan untuk mencari ketiga tentara Israel tersebut. Israel langsung menggelar operasi pencarian di Hebron. Masjid-masjid di Gaza pekikan takbir menyambut berita hilangnya tentara Israel yang berarti adanya harapan “Ghilad Shalit jilid II” untuk pertukaran tahanan. (Moqorrobin Alfikri/Relawan Indonesia/Ketua MER-C Cab Gaza)