MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

KUAI RI untuk Afghanistan: Misi Kemanusiaan MER-C Refleksikan Persaudaraan dan Kedekatan

Kabul, Afghanistan – Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan, Nanda Avalist, menyambut baik misi kemanusiaan yang dilakukan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk membantu korban gempa di Afghanistan.  Ia menyatakan, langkah kemanusiaan ini merefleksikan persaudaraan dan kedekatan antara kedua bangsa. “Kami menyambut gembira adanya ekspresi kemanusiaan dari masyarakat Indonesia. Ini menunjukkan bahwa antara bangsa Indonesia dan bangsa Afghanistan senantiasa ada kedekatan, dan tentunya bahasa kemanusiaan adalah bahasa universal yang tidak mengenal sekat,”ujarnya saat menerima kunjungan Tim MER-C di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kabul, Jumat (3/10). Menurutnya, kehadiran relawan MER-C mencerminkan semangat kemanusiaan dan solidaritas lintas bangsa. “Kehadiran putra-putri Indonesia yang berhimpun dalam wadah kemanusiaan termasuk dari MER-C merefleksikan persaudaraan dan kedekatan itu. Ini sejalan dengan upaya kita untuk membangun people-to-people contact antara kedua bangsa,” tuturnya. Avalist juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia tengah menyiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan, yang nantinya akan dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait di bidang kemanusiaan. Tim Medis MER-C yang terdiri dari dr. Tonggo Meaty Fransisca (Ketua Tim), dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, Sp.An (Spesialis Anestesi), dan Wirsal Adiansyah Harahap (Perawat), berangkat ke Afghanistan sejak 23 September, untuk membantu korban gempa besar yang terjadi pada 31 Agustus 2025. Selama bertugas, tim telah mengunjungi wilayah pusat gempa, menyalurkan bantuan, memberikan pelayanan kesehatan, serta mengunjungi sejumlah fasilitas medis di wilayah terdampak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Suka Cita Warga Gaza Sambut Gencatan Senjata

Gaza – Warga Gaza bersuka cita menyambut gencatan senjata yang mulai diberlakukan sejak Jumat (10/10). Mereka yang sempat mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing, termasuk warga Gaza Utara yang berbondong-bondong pulang. Ada yang menggunakan kendaraan, ada pula yang berjalan kaki. Relawan lokal MER-C turut serta dalam kepulangan ini, meninjau kondisi sekitar sekaligus merekam harapan dan ungkapan syukur warga menyambut gencatan senjata.  Meski yang tersisa hanyalah reruntuhan, mereka tak menyerah. Dengan semangat, warga Gaza membersihkan puing dan mengais yang tersisa. Nyala harapan kembali hidup.   selengkapnya di link ini – https://www.instagram.com/p/DP25uxGE2U7/  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina     

MER-C Tinjau Kondisi Sumur Bor dan Salurkan Bantuan Selimut di Herat, Afghanistan

Herat – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (6/10) mengunjungi Provinsi Herat, Afghanistan, untuk meninjau kondisi sumur bor serta menyalurkan bantuan selimut kepada warga setempat. Bantuan sumur bor dan Pompa air merupakan bagian dari program MER-C yang diresmikan pada 30 November 2024, sebagai respons terhadap kondisi memprihatinkan pascagempa bumi yang mengguncang Herat pada 7 Oktober 2023.  “Kami kembali meninjau untuk memastikan bahwa sumur yang telah dibangun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dari hasil pemantauan, sumur ini terbukti memberikan manfaat yang luar biasa bagi warga sekitar,” ujar Ketua Tim MER-C untuk Misi Afghanistan, dr. Tonggo Meaty Fransisca. Dalam kunjungan tersebut, tim juga meninjau satu sumur yang telah dimodifikasi menggunakan panel surya sehingga air dapat dialirkan ke desa-desa lain yang berjarak lebih jauh. Dr. Meaty mengatakan, air merupakan kebutuhan yang sangat penting di wilayah tersebut karena proses penggalian sumur harus dalam dan membutuhkan peralatan berat. “Ke depan, hal ini akan menjadi salah satu prioritas MER-C, untuk mencari sumber air baru di desa-desa lain dan meninjau kemungkinan pembangunan fasilitas WASH (Water, Sanitation and Hygiene),” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi masyarakat Herat pascagempa kini berangsur membaik berkat bantuan berbagai lembaga kemanusiaan yang telah membangun fasilitas perumahan. Namun, menjelang musim dingin, warga masih menghadapi tantangan karena banyak bangunan yang belum cukup kuat menahan angin dingin. “Tapi kita tahu orang-orang Afghanistan ini sangat tangguh. Mereka berusaha menutup dinding rumah menggunakan plastik agar udara dingin tidak masuk,” tutur dr. Meaty. Sebagai bentuk kepedulian, MER-C turut membagikan selimut untuk membantu warga menghadapi musim dingin. Kegiatan peninjauan dan distribusi bantuan ini didampingi oleh Kepala Bagian Disaster Management Provinsi Herat, Alhaj Mohammad Mosa Ashhari. . Ashhari mengatakan sumber air merupakan masalah besar yang banyak dihadapi wilayah-wilayah di Afghanistan. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Indonesia melalui MER-C. Selengkapnya lihat link ini – https://www.instagram.com/p/DP0YReek7kD/?img_index=1  ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Kondisi Terkini RS Indonesia di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Gaza — Relawan lokal MER-C memberikan update mengenai situasi di Gaza, khususnya di sekitar Rumah Sakit Indonesia yang hingga kini masih berada di bawah pengawasan tentara Israel. Setelah gencatan senjata resmi diberlakukan pada Jumat (10/10), relawan lokal MER-C bergerak menuju Gaza Utara untuk meninjau kondisi RS Indonesia yang sebelumnya terpaksa berhenti beroperasi akibat serangan dan evakuasi paksa oleh tentara Israel. Relawan MER-C menyebutkan bahwa meski gencatan senjata telah diumumkan, tentara Israel masih bertahan di sekitar kompleks RS Indonesia, terutama di bagian belakang rumah sakit. “Saya hanya bisa masuk ke Wisma Joserizal Jurnalis dari arah selatan karena adanya tank-tank Israel dan tembakan yang belum berhenti,” katanya. Kondisi wisma terlihat cukup parah, dengan lubang besar di bagian dinding serta barang-barang yang berserakan. “Saya akan kembali lagi setelah pasukan Israel mundur. Setelah itu, saya akan membuat video dari dalam RS Indonesia dan menilai kerusakan yang terjadi,” ujarnya. Pasca gencatan senjata, warga Gaza yang sebelumnya mengungsi mulai berbondong-bondong kembali ke wilayah mereka, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan truk, melintasi Jalan Salah Al-Din. Sejumlah  bantuan juga dilaporkan mulai masuk ke wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Bangun fasilitas WASH di Kamp Al-Nuseirat, Gaza Selatan

Gaza – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) membangun fasilitas WASH (Water, Sanitation and Hygiene) terdiri dari satu unit sumur bor dan lima unit toilet di Kamp padat penduduk, Al-Nuseirat, Gaza Selatan. Tim Renovasi MER-C di Gaza, pada Sabtu (11/10), melaporkan telah mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan pengeboran sumur di lokasi yang telah ditentukan, dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan. “Setelah melakukan penilaian teknis secara komprehensif untuk menentukan kebutuhan air bagi penghuni kamp—yang diperkirakan mencapai 365 keluarga—serta melakukan survei terhadap calon pemasok dengan mempertimbangkan spesifikasi teknis dan rekayasa yang diperlukan, sebuah pompa air berkapasitas dua tenaga kuda telah dipasang untuk sumur tersebut,” ujar Tim Renovasi MER-C. Sumur tersebut dibor hingga kedalaman 25 meter dan dilengkapi sistem energi surya untuk memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang. Selain itu, juga dipasang jaringan pipa berdiameter satu inci sepanjang 1.000 meter. Lima unit toilet turut dibangun dengan fasilitas lengkap, mencakup penutup yang memadai serta lubang tanah sedalam 1,5 hingga 2 meter. MER-C terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga Gaza, terutama kelompok paling rentan. Air bersih dan fasilitas sanitasi menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi para pengungsi di wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Audiensi dengan AHA Centre, Jajaki Kerja Sama Kemanusiaan di ASEAN

Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (8/10) melakukan audiensi dengan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi dengan AHA Centre sebagai badan koordinasi utama ASEAN dalam penanggulangan bencana dan respons kemanusiaan, sekaligus membahas peluang kerja sama dan sinergi di bidang kemanusiaan. Tim MER-C yang hadir antara lain Presidium dr. Zecky Eko, Sp.OT, Ketua EMT MER-C dr. Arief Rachman, Sp.Rad, serta sejumlah relawan lainnya: dr. Siti Lyrih, Yanfa Afisena, dan Novinto. Kehadiran tim MER-C diterima oleh jajaran pimpinan AHA Centre, yaitu Director of Operations Dr. Sithu Pe Thein, Assistant Director of Emergency Preparedness & Response Agustina Tnunay, serta Assistant Director of Strategic Planning, Monitoring & Partnership Abdul Aleem Siddiq. Dalam kesempatan itu, MER-C dan AHA Centre saling berbagi informasi mengenai program kemanusiaan yang telah dijalankan di kawasan ASEAN. Dr. Sithu Pe Thein dan Agustina Tnunay juga menyampaikan standar operasional AHA Centre dalam penanggulangan bencana di antara negara anggota ASEAN. AHA Centre merupakan organisasi antarpemerintah yang didirikan oleh sepuluh negara anggota ASEAN dengan mandat memfasilitasi kerja sama dan koordinasi penanggulangan bencana.  Dalam menjalankan tugasnya, AHA Centre bekerja sama dengan National Disaster Management Organizations (NDMO) negara anggota ASEAN, serta bermitra dengan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxSp-rerifRhsO-jdfIbzZAztldxiAPWRJ?si=oSj0EXX664LLn9OO 

Dua Tahun Genosida dan Jejak Aksi Kemanusiaan MER-C di Jalur Gaza

Hari ini genap dua tahun genosida di Gaza berlangsung, sejak 7 Oktober 2023. Situasi kemanusiaan terus memburuk, dengan jumlah korban jiwa yang terus bertambah setiap harinya. Sejak awal agresi pada Oktober 2023 hingga Agustus 2025, MER-C telah menerima donasi sebesar Rp195.878.701.094,01 sebagai amanah dari masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, Rp56.742.071.748,31 telah disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan di Gaza. Pengiriman Relawan dan Bantuan Medis Sejak 18 Maret 2024, MER-C telah mengirimkan 9 tim Emergency Medical Team (EMT) dengan total 54 relawan, terdiri dari: 23 dokter spesialis, 6 dokter umum, 1 dokter gigi, 17 perawat, 2 bidan, 3 liaison officer, dan 1 insinyur. Selama bertugas, tim medis MER-C telah menangani 6.889 pasien. MER-C juga membiayai operasional Klinik Spesialis Lapangan Al Aqsa di Gaza Selatan, yang hingga kini telah melayani sedikitnya 204.466 pasien. Selain itu, MER-C melakukan renovasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, yang beberapa kali menjadi sasaran serangan penjajah Israel. Berbagai program pendukung lainnya juga dijalankan, antara lain pemberian bantuan obat-obatan dan alat kesehatan untuk menunjang layanan medis di wilayah Gaza. Penyaluran Donasi Nonmedis Selama Dua Tahun Selama dua tahun genosida berlangsung, MER-C juga menyalurkan bantuan logistik nonmedis berupa makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga Gaza, terutama bagi kelompok rentan dan tenaga medis, dengan bantuan relawan lokal MER-C. MER-C menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang terus mengalir. Mari bersama kita lanjutkan perjuangan kemanusiaan, memberikan bantuan terbaik  untuk saudara kita di Palestina. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Pasca Gempa Afganistan: MER-C Salurkan Bantuan Selimut, Makanan dan Obat-obatan

Afghanistan – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (29/9), membagikan 500 paket bantuan sembako dan selimut di Distrik Chawkai, Kunar.  Paket sembako yang dibagikan berisi tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan. Bantuan ini disalurkan ke delapan desa terdampak serta ke posko penanggung jawab setempat. Tim juga membagikan permen dan biskuit untuk anak-anak. Sehari kemudian, Selasa (30/9), MER-C menyerahkan obat-obatan dan bantuan pangan kepada Rumah Sakit Umum Nangharar. Pihak rumah sakit dan otoritas daerah mengapresiasi bantuan yang yang diberikan.  Pada Rabu (1/10), tim melanjutkan distribusi 500 paket makanan siap saji kepada para pengungsi di Distrik Nurgal. MER-C juga menyerahkan perlengkapan medis untuk mendukung layanan kesehatan bagi ratusan keluarga terdampak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan     

Qurrota ‘Ayyun School Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina, Qurrota ‘Ayyun School menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp6,000,000 kepada Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor Pusat MER-C, Jakarta, Jumat (3/10). Donasi tersebut dikumpulkan melalui kegiatan entrepreneur day yang melibatkan seluruh siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk belajar berwirausaha sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan empati terhadap sesama. Perwakilan Qurrota ‘Ayyun School menyampaikan bahwa donasi disalurkan melalui MER-C karena melihat MER-C aktif dan konsisten memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina hingga saat ini. “Semoga donasi ini dapat membantu aksi kemanusiaan dan menjadi bentuk dukungan  bagi masyarakat Palestina,” ujar perwakilan sekolah dalam kesempatan tersebut. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxeQmqEl65nVnMYO6XJ7cHswOLApqaEhXk?si=OJJXvxylizZKm2B7  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Meski Hadapi Kendala, MER-C Berhasil Serahkan Langsung Bantuan ke Korban Gempa Afghanistan

Afghanistan – Setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan, Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akhirnya berhasil menyalurkan bantuan langsung kepada korban gempa bumi Afghanistan. Di Distrik Chawkai, Kunar, pada Senin (29/9) Tim MER-C menyalurkan bantuan berupa tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan, serta selimut sebagai antisipasi musim dingin.  Total 500 paket bantuan dibagikan ke sejumlah desa yaitu Amrai 80 paket, Serai 43, Bandizoo 74, Gandizo 45, Nasapa 77, Kambir 78, Kandra 28, dan sisanya 75 paket diserahkan ke pihak Komite Penanggung Jawab Posko. Tim juga membagikan permen serta biskuit untuk anak-anak. “Penyerahan Bantuan ke Rumah Sakit* Pada Selasa (30/9), MER-C bertemu pihak Rumah Sakit Umum Nangharar, Direktur Penanganan Bencana, Direktur Bidang Kesehatan, serta perwakilan Gubernur Nangharar. Dalam pertemuan itu, dilakukan serah terima obat-obatan dan bantuan pangan. Pihak otoritas menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Ini bukan soal sedikit atau banyak, tetapi dengan datangnya MER-C langsung dari Indonesia, menunjukkan kepedulian yang murni atas dasar kemanusiaan.”  Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, mengingat RSU Nangharar merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama yang melayani pasien dari berbagai daerah. Distribusi Makanan Siap Saji Kemudian hari Rabu (1/10) Tim bergerak ke lokasi pengungsian di Distrik Nurgal, menyalurkan 500 paket makanan siap saji berupa roti, nasi, daging, sayur, dan air mineral di dua titik pengungsian.  Kehadiran MER-C disambut hangat, bahkan para pengungsi segera membentuk antrean teratur untuk menerima bantuan. Dalam kesempatan itu, Ketua Tim dr. Tonggo Meaty juga berdiskusi dengan dokter penanggung jawab klinik di kamp pengungsian.  Klinik yang beroperasi 24 jam ini melayani sekitar 700 kepala keluarga dengan jumlah pasien lebih dari 100 per hari, terutama kasus diare. MER-C kemudian menyerahkan tas emergency dan alat pemeriksaan darah untuk mendukung pelayanan kesehatan. Penyaluran Bantuan Sempat Terkendala Tim menemukan sejumlah kendala saat mendistribusikan bantuan, di mana akses komunikasi dan jaringan internet sempat diputus oleh pemerintah Afghanistan. Selain itu, medan berat menyulitkan kendaraan besar mencapai lokasi.  Otoritas setempat awalnya meminta seluruh bantuan diserahkan ke Komite Penanggung Jawab Posko Chawkai. Setelah melalui negosiasi, tim akhirnya diizinkan menyalurkan bantuan langsung ke desa dengan pendampingan militer. “Ini kesempatan berharga karena banyak lembaga hanya bisa menyalurkan bantuan hingga Distrik Nurgal yang berada di jalur utama. MER-C berkesempatan masuk lebih jauh ke desa terdampak,” ujar dr. Meaty. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Silahkan bertanya?